oleh

Bekas Kantor Kecamatan Masalembu Disegel Warga

Kabarmadura.id/SUMENEP– Bekas Kantor Kecamatan Masalembu yang terletak di Desa Masalima disegel oleh warga menggunakan bambu. Bambu tersebut ditancapkan ke tanah, berbaris menyerupai pagar, tepat di berbagai sisi kantor tersebut. Penyegel tersebut adalah warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan tersebut. Menurut penyegel, tanah tersebut dalam letter C-nya atas nama Ahmad.

Tidak diketahui pasti bagaimana kronologi sengketa tanah tersebut yang di atasnya telah dibangun gedung pemerintah, balai, dan puskesmas. Sekarang, kantor itu sudah tidak digunakan lagi karena aktivitas pemerintahan Kecamatan Masalembu telah dipindahkan ke kantor kecamatan yang baru.

Camat Masalembu Heru Cahyono sampai saat ini mengaku masih belum pernah melakukan pertemuan antara pihak warga yang mengklaim tanah tersebut dengan pihak pemerintah. Namun, ia sudah melaporkan ke bagian aset di Kabupaten Sumenep.

“Saya sudah laporkan itu ke bagian aset terkait masalah kantor kecamatan lama,” jelas Heru saat dihubungi Kabar Madura via telpon, Rabu (27/2).

Heru melanjutkan bahwa dulunya tanah itu tidak ada persoalan. Hanya saja mungkin ada ahli waris yang menginginkan tanah itu di kemudian hari. Namun yang pasti pihaknya telah melaporkan kepada yang lebih berwenang, yakni atasannya di Pemkab Sumenep.

Sampai saat ini, Heru mengaku tidak tahu apakah nantinya akan diadakan peralihan aset atau tidak. Karena sampai saat ini belum ada respon dari pemkab mengenai sengketa tanah tersebut.

“Kalau masalah perpindahan aset saya tidak tahu karena masih menunggu atasan juga, yang penting sudah saya laporkan, tinggal menunggu petunjuk saja bagaimana kelanjutannya,” pungkasnya. (km44/pai)

Komentar

News Feed