Belajar dari Fatoni, Hidupkan Musala Sembari Jaga Tempat Fotocopy

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) ISTIKAMAH: Fatoni, santri Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep aktif menjadi muazin.

KABARMADURA.ID – Muazin yang satu ini patut menjadi teladan bagi kaum muda di Sumenep. Ia bernama Fatoni, salah santri di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep. Sejak pulang ke rumahnya, ia mulai aktif untuk menghidupkan masjid di kampungnya.

IMAM MAHDI, Sumenep

Pria kelahiran Sumenep 1999 ini dikenal sebagai pribadi yang sangat menghormati gurunya yang ada di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep. Apapun yang diperintahkan guru-gurunya, ia selalu mematuhinya tanpa membangkang. Termasuk ketika mengemban amanah untuk mengumandangkan azan di panti tersebut.

Hampir setiap hari, sejak jam 11.00 WIB, ia sudah tiba di musala persiapan azan  Zuhur. Begitu juga, menjelang azan subuh, asar, maghrib, dan isya, ia sudah ada di musala sebelum teman-teman yang lainnya.

Ketika berada di rumahnya, ia melanjutkan beragam kebiasaan positif ketika belajar dan mengabdi di panti tersebut. Salah satunya menjadi muazin di beberapa masjid/musala yang ada

“Saya ikhlas melantunkan azan. Sebab, pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan yang mulia,” katanya Kamis (29/7/2021)

Ia sendiri mengaku  menjadi muazin sejak tahun 2014. Sampai sekarang ia masih menekuni pekerjaannya tersebut. Sebab menurutnya, kehidupan di dunia hanya sementara, dan bukanlah segalanya.

“Apa yang akan diandalkan kita ketika di akhirat nantinya. Kalau ikhlas dalam pekerjaan apapun pasti ada hikmahnya,” tukasnya.

Selain itu, salah satu kesibukan lainnya yaitu bekerja di tempat fotocopy Muhammadiyah Sumenep. Ia juga menambahkan, kadang memperoleh rezeki yang tidak disangka-sangka. (imd/maf)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *