Belajar dari Sosok Dinul Koyyimah, Peraih Dua Kali Wisudawan Terbaik IAIN Madura

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) INSPIRATIF: Dinul Koyyimah dinobatkan  sebagai wisudawan terbaik di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

KABARMADURA.ID- Perempuan yang satu ini patut menjadi contoh bagi generasi muda. Bagaimana tidak, di usianya masih relatif muda, ia sudah menorehkan prestasi gemilang. Namanya yaitu Dinul Koyyimah. Ia dua kali ditetapkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura sebagai wisudawan terbaik, tepatnya ketika lulus dari S1 dan S2.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN 

Bacaan Lainnya

Perempuan kelahiran Bangkalan, 4 April 1997 itu bercerita, pendidikan tingkat sarjananya dituntaskan selama 3,5 tahun, dan pendidikan magisternya selama 1,6 tahun. Pencapaiannya tersebut, menurutnya bukan hal yang instan. Tetapi membutuhkan perjuangan dan totalitas dalam belajar.

“Memotivasi diri sendiri dengan mengingat perjuangan orangtua. Selain itu, berdoa dan belajar menjadi yang terbaik, selalu semangat belajar, dan tidak meremehkan tugas. Semua ini bukan hal yang kebetulan sebenarnya, tapi mungkin ini jawaban dari doa orangtua saya,” tutur lulusan terbaik S1 Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) itu.

Ia juga menyampaikan, salah satu trik suksesnya dalam menempuh pendidikan yaitu konsisten belajar. Dalam setiap harinya, ia mengalokasikan 3 jam untuk belajar. Selain itu, menurutnya, juga penting dalam memilih teman yang satu frekuensi ketika belajar di kampus.

“Sampai 2 kali dinobatkan sebagai wisudawan terbaik, tidak nyangka gitu, orangtua saya menyuruh saya fokus belajar. Waktu S1 dan S2 saya tidak bekerja,” urainya.

Selanjutnya, ia tidak hanya aktif sebagai akademisi, namun juga aktif di kegiatan organisasi. Terbukti, ia juga tergabung dan aktif di Ikatan Qori’ dan Dakwah (Iqda) IAIN Madura.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang masih menempuh pendidikan, agar mempersiapkan diri secara matang untuk bersaing di masa depan. “Saya berharap kualitas dari mereka bisa terbukti dengan memiliki daya saing setelah menyelesaikan pendidikan di kampus,” tutupnya.

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *