Belajar dari Wiwien, Owner Vapor Centrum yang Jeli Tangkap Peluang Usaha Rokok Elektrik di Kamal  

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) SUKSES: Wiwien Owner Vapor Centrum Kamal menunjukkan berbagai macam rasa liquid dan model rokok elektrik.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Penikmat rokok yang ingin menjaga kesehatan paru-parunya kini bisa beralih menggunakan rokok elektrik atau vape. Hal tersebut membuka peluang usaha bagi mereka yang hendak berjualan vape. Seperti yang sedang ditekuni Wiwien, lelaki asal Kamal yang menjual vape mulai Rp150 hingga Rp750 ribu.

FAIN NADOFATUL, Kamal

Wiwien mengakui usahanya tersebut dirintis tahun 2019. Meski terbilang bukan usaha yang baru, ia memilih memulai usaha itu sebab di daerahnya, Kecamatan Kamal, masih belum ada penjual vape.

“Adanyakan di Bangkalan, jadi saya ingin mengakomodir masyarakat di sini,” katanya, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, ada beberapa tipe konsumen yang datang ke outletnya itu. Mulai dari yang konsumen yang ingin berhenti merokok konvensional, ada juga yang karena menuruti gaya hidup. Jadi, kebutuhan konsumennya berbeda-beda. Ia mengungkapkan bahwa usaha yang dibukanya  itu sekaligus untuk  mengedukasi perokok konvensional.

“Kalau dibandingkan dengan vape memang lebih baik daripada rokok konvensional. Karena vape ini isinya hanya perasa dan zatnya hanya nikotin. Nikotin ini kan hanya candu sebenarnya, cuma ada liquid yang nol nikotin,” ungkapnya.

Wiwien mengatakan, kalau tren terakhir yang banyak dicari konsumen adalah rokok elektrik yang praktis dan maintenancenya mudah serta harganya murah. Jadi vape yang banyak dicari biasanya berupa pod sistem dengan konsep yang lebih praktis dan harganya murah.

“Kalau untuk liquid itu relatif sesuai selera, saya menyediakan mulai creamy dan fruity. Jadi ada rasa buah-buahan dan rasa cream seperti susu atau cokelat. Cuma konsumen rata-rata mencari yang termurah,” terangnya.

Ia juga menceritakan, penjualan rokok elektrik tersebut merupakan penjualan yang sudah resmi dan sudah ada bea cukainya. Sehingga, ia menjamin usahanya itu sudah legal. Sedangkan, ia sendiri mengambil barangnya impor dari China.

“Saya ambil dari distributor resminya. Bagi yang ingin berhenti merokok konvensional, bisa mencoba vape ini,” tutupnya. (ina/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *