oleh

Belasan Ribu Nelayan di Pamekasan tidak Memiliki SLO

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan mencatat ada 12 ribu nelayan belum memiliki surat laik operasi (SLO) yang digunakan untuk keterangan, bahwa kapal perikanan telah memenuhi syarat administrasi dan kelayakan teknis untuk melakukan kegiatan perikanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskan  Pamekasan Bambang Prayogi, mengatakan tidak diurusnya SLO disebabkan para nelayan sudah malas mengurusnya. Mayoritas para nelayan beralasan masa berlakunya SLO hanya berkisar 1 minggu.

“Para nelayan sudah tidak mengurus SLO, karena sebelum mengurus SLO itu harus punya surat-surat kapal yang pengurusannya kepada Syahbandar, istilahnya surat-surat kapal, panjangnya, lebarnya, berapa itu,” ungkapannya. Selasa (20/10/2020).

Ia menjelaskan, adanya SLO untuk menjamin keselamatan para nelayan, hal itu dianggap ribet oleh para nelayan. Sehingga   kesadaran untuk mengurus SLO sangat nihil. Padahal sosialisasi terhadap para nelayan sudah optimal dilakukan.

“Ini sudah aturan dari kementerian perhubungan, jadi kami mau gimana lagi, mau tidak mau harus dilaksanakan, Kami sudah usulkan untuk menyederhanakan SLO, tetapi tidak bisa, karena sudah aturan. Untuk jumlah kapal nelayan berskala kecil berkisar 2400 kapal.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Pamekasan Rida’I, meminta Diskan untuk memberikan pembinaan dan pengarahan yang tepat kepada nelayan ketika mau pergi berlayar, agar keselamatan para nelayan ketika sedang melaut bisa terpantau dengan baik.

“Pembinaan kepada nelayan perlu ditingkatkan, mengingat mereka bekerja di laut lepas,” pungkasnya. (rul/ito)

Komentar

News Feed