Belum Ada Figur, Jabatan Plt di OPD Sampang Terus Diperpanjang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) DIBIARKAN: BKPSDM Sampang menyebut puluhan jabatan strategis di sejumlah OPD dijabat Plt dan terus diperpanjang, karena ditengarai belum ada figur.

Kabarmadura.id/Sampang-Proses pengisian pejabat definitif di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sampang belum ada kejelasan. Alhasil hingga kini masih terus dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) dan masa jabatanya terus diperpanjang. Pasalnya, ditengarai belum ada figur yang dinilai layak untuk mengisi sejumlah jabatan strategis tersebut, diantaranya kepala dinas (kadis) sekretaris dinas dan kepala bidang.

Kabid Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang Arif Lukman Hidayat menyebutkan, untuk jabatan kadis yang masih dijabat oleh Plt di sejumlah OPD tercatat 14 dan Pj sekda 1, jabatan Plt sekretaris 3 dan Plt kabid 3. Berdasarkan surat edaran (SE) dari pemerintah pusat, untuk masa jabatan Plt itu sejatinya hanya tiga bulan, tapi dapat diperpanjang tiga bulan lagi dan seterusnya sampai terselenggaranya pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT).

Bacaan Lainnya

“Tidak ada batasan berapa lama masa jabatan Plt ini, memang dalam SE dari pusat selama enam bulan, tapi itu masih bisa terus diperpanjang dan tidak ada larangan serta pembatasan sampai diadakan promosi atau lelang jabatan,” ucapnya, Rabu (05/08/2020).

Dirinya menguraikan, jabatan Plt paling lama yakni kepala dinkes, disdik dan dispertan, tapi secara umum jabatan Plt itu rata-rata sudah diperpanjang sebanyak dua kali sementara untuk perpanjangan berikutnya tidak dimunculkan lagi, karena bupati terus menggunakan orang-orang itu.

Pria yang akrab disapa Yoyok itu, mengungkapkan, belum digelarnya lelang jabatan dan promosi pejabat untuk mengisi sejumlah kekosongan itu, lantaran ditengarai belum ada figur yang dinilai cocok dan kompeten untuk menduduki jabatan strategis itu.Sehingga masih tetap dijabat Plt hingga kini. Tetapi hal itu diklaim tidak mempengaruhi terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Meskipun sudah lebih dari satu tahun menjabat sebagai Plt, secara aturan dan regulasi tidak ada masalah, bahkan hal ini tidak hanya terjadi di Sampang, di sebagian daerah juga banyak yang bertahun-tahun menjabat Plt ini,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sampang Ubaidillah membeberkan, proses pengisian kekosongan JPT dan kabid di sejumlah OPD itu harus segera diatasi. Pihaknya menyarankan dalam pengisian kekosongan jabatan strategis itu, wajib menekankan terhadap sistem yakni penempatan pejabat harus sesuai kompetensinya, tidak berdasarkan suka atau tidak suka. Bupati harus profesional dalam menempatkan pejabat yang kompeten.

Politisi partai Golongan Karya (Golkar) itu berharap, adanya kekosongan puluhan jabatan strategis itu, segera teratasi, jangan sampai menghambat kerja dan kinerja para abdi negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mengingat kewenangan Plt itu sangat terbatas dalam proses pengambil kebijakan dan semacamnya.

“Mestinya Plt ini jangan terlalu lama,

segera diisi oleh pejabat definitif. Karena ini bisa mempengaruhi terhadap kualitas pelayanan publik nantinya,” harapnya. (Sub/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *