Belum Ada Juknis Kemenkes RI,  Ibu Hamil Tidak Boleh Divaksin Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) VAKSINASI: Dinkes Pamekasan belum memberikan vaksin Covid-19 kepada ibu hamil sebab belum ada petunjuk teknis dari Kemenkes RI.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan tidak memberikan  vaksinasi Covid-19 kepada ibu hamil. Alasannya yaitu belum adanya instruksi jelas dari Kementerian Kesehatan  Republik Indonesia (Kemenkes RI). Sementara itu, pemkab sudah menerima vaksin sebanyak 93.420 dosis.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan  dr. Nanang Suyanto, program vaksinasi kepada ibu hamil memang masih belum terakomodir. Tetapi bagi ibu yang sedang menyusui sudah bisa diproses sebagaimana mekanisme yang berlaku, sebab sudah ada aturan dari Kemenkes RI.

Bacaan Lainnya

“Untuk ibu hamil kami masih menunggu petunjuk teknis dari kemenkes apakah sudah bisa, apa belum belum. Tetapi sampai saat ini belum ada juknis, sehingga belum bisa kami berikan vaksin kepada ibu hamil,” paparnya.

Ia menjelaskan, Pamekasan sudah menerima  93. 420 dosis vaksin, namun capaian dari vaksinasi kepada warga masih sekitar angka 63 ribu orang. Sehingga masih belum mencapai target untuk mencapai imunitas masyarakat.

“Sasaran vaksinasi diperluas, kalau dulu dikhususkan untuk tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, dan guru. Tapi karena pencapaian belum tinggi, maka diperluas, ibu menyusui bisa, masyarakat rentan, dan masyarakat umum. Usianya pun diturunkan, mulai usia 12 sampai 17 tahun sudah bisa divaksin,” tuturnya.

Secara terperinci untuk vaksin yang diterima dinkes terdiri dari 2 macam vaksin, yakni Sinovac dengan jumlah 9.262 vial dan AstraZeneca 80 vial.

“Setiap 1 vialnya bisa nyasar 10 orang,” tukasnya. (rul/maf)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *