Belum Diganti, Calon Pengganti K. Ahmad Salim di DPRD Sumenep Pindah Partai

(FOTO: KM/MOH RAZIN) BELUM DIGANTI: Pengisian proses PAW Kiai Ahmad Salim di DPRD Sumenep masih belum bisa dilakukan, calon penggantinya sudah ada di partai lain.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Sepeninggal K. Ahmad Salim, posisinya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep belum diganti. Penggantian antar waktu (PAW) belum diproses. Pasalnya, masih ada dinamika yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Mendiang K. Ahmad  Salim merupakan  kader Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Sumenep. K. Ahmad  Salim sebelumnya menduduki salah satu pimpinan  DPRD Sumenep. Sesuai regulasi, bakal diganti suara terbanyak kedua, yakni adalah Ahmad Badri.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Sumenep Khairul Fattah mengatakan, segala penghambat proses PAW sudah dilaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Bacaan Lainnya

“Ya salah satunya calon pengganti terdaftar di partai lain, dan kami sudah melaporkan ke DPP PPP kasus itu,” katanya, Selasa (30/11/2021).

Namun, pihaknya tidak berani menentukan sikap sebelum ada putusan secara resmi dari DPP PPP. Tetapi yang pasti, apa pun rekomendasinya, DPC PPP Sumenep siap tunduk dan patuh. Khairul Fatah belum menyebut yang bersangkutan ada di partai politik yang mana.

“Misalnya harus diberhentikan sebagai kader PPP Sumenep, maka pasti diberhentikan, tetapi kami sudah melaporkan bahwa dia sudah terdaftar di partai lain,” imbuhnya.

Diketahui, Kiai Ahmad Salim terpilih sebagai anggota DPRD Sumenep berangkat dari Daerah Pemilihan Sumenep III, meliputi kecamatan Pragaan, Guluk-Guluk dan Ganding. Sesuai regulasi, yang berhak menggantikan adalah calon anggota DPRD Sumenep yang mendapat suara terbanyak kedua setelah Kiai Ahmad Salim.

Berdasarkan data hasil perolehan suara di KPU Sumenep, yang memperoleh suara terbanyak kedua adalah  Ahmad Badri. Sedangkan suara terbanyak ketiga adalah kiai Ahmad Washil, mantan anggota DPRD Sumenep periode 2004-2009 dan kini menjadi pengurus di DPC PPP Sumenep.

“Kami belum bisa memastikan siapa yang akan menggantikannya, kami hanya bisa menyampaikan putusan dari DPP PPP,” ucap Khairul Fatah.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan