Belum Diresmikan, Arena Panjat Tebing Tidak Bisa Digunakan

  • Whatsapp
(KM/MOH SA'ED) PANJAT LAINNYA DULU: Lantaran belum diresmikan dan tidak selesai seratus persen, arena panjat tebing di Alun-Alun Bangkalan yang sedianya untuk memfasilitasi atlet belum bisa digunakan.

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Peresmian fasilitas olahraga panjat tebing serta flying fox di Alun-Alun Bangkalan ditunda. Pembangunan sarana panjat tebing yang baru dibangun itu terpaksa dibiarkan karena mengantisipasi adanya Covid-19.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan Sa’at Asjari mengatakan, peresmian arena panjat tebing masih ditunda, hal itu dilakukan sebabai upaya pencegahan dari penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Untuk peresmian tempat olahraga niatnya mau diresmikan sebelum Ramadan berhubung kita kena musibah Covid19 jadi rencana peresmian panjat tebing terpaksa tunda,” terangnya Senin, 27/4/2020.

Dikatakannya, untuk pembangunan panjat tebing sudah bisa digunakan, namun peresmiannya kami masih menunggu perintah dari pemerintah pusat. Tidak hanya panjat tebing, olahraga flying fox juga tidak digunakan dan juga belum selesai.

“Bangunan olahraga flying fox sampai saat ini belum selesai, lantaran masih banyak peralatan yang kurang lengkap,” terangnya.

Selain itu, pihaknya masih membelanjakan lagi terkait kekurangan fasilitas olahraga yang sudah terbangun namun tidak sempat diselesaikan.

“Kami akan menambah terkait dengan kekurangan fasilitas bangunan tersebut, untuk anggaran saya kurang paham tapi yang jelas sedikit,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KONI Bangkalan Fauzan Jakfar menunturkan, peresmian pembanguann olahraga panjat tebing masih tertunda. Penundaan persemian bangunan tersebut sudah menjadi hal yang wajar sebab dengan adanya wabah Covid-19, pihaknya tidak bisa mengadakan acara yang bersifat keraiaman.

Dia berharap wabah virus ini  cepat belalu sehingga masyarakat tidak panik dan semua kegiatan bisa berjalan dengan lancar.

“Saya harap setelah wabah virus corona ini sarana dan prasarana olahraga lebih diperhatikan oleh pemerintah, karena untuk menunjang prestasi harus mendukung dengan infrastruktur olahraga yang memadai,” harapnya.

Selain itu dirinya menyampaikan bahwasannya kondisi para atlet jika tidak berlatih maka akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dan ototnya.

“Para atlet jika tidak berlatih akan berdampak buruk kepada fisiknya namun saya yakin setiap atlet akan berlatih secata mandiri untuk memantau kondisi tubuh dan skill-nya,” terangnya. (sae/mam/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *