Belum Laporan, Pencairan BOS Tahap III Dipending

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep memaparkan, masih banyak sekolah yang belum mencairkan bantuan operasional sekolah (BOS) triwulan atau tahap ke tiga untuk jenjang sekolah dasar (SD). Salah satu kecamatan yang mendominasi adalah Kangayan dan Guluk-Guluk.

Kasubbag Bantuan Disdik Sumenep Tri Fatanah menjelaskan, terkendalanya pencairan bos tahap ketiga disebabkan sekolah belum menyelesaikan laporan tentang penggunaan BOS tahap sebelumnya.

Sekolah juga dituntut memberikan laporan yang valid, termasuk perincian pembelian buku beserta pembelian yang lain, termasuk laporan dari bank. Hal itu sebagai bentuk meminimalisir penyalahgunaan dana yang bersumber dari BOS.

“Paling laporannya belum rampung, tetapi sebagian sudah ada yang bisa dicairkan, ya bantuan BOS kan harus jelas kegunaannya untuk apa saja. Jadi jika tidak ada laporan ya tidak dapat cair,” katanya, Selasa (1/10).

Sementara jumlah total keseluruhan SD di Kota Keris ini sebanyak 648. Terbagi dua yaitu 579 SD Negeri sedangkan swastanya adalah 69 SD. Tetapi di setiap kecamatan pasti ada sekolah dasar yang masih belum merampungkan laporan, sehingga untuk sementara waktu pencairannya masih ditunda.

Tri, sapaan akrabanya, menambahkan, sudah ada 566 sekolah yang telah mencairkan dana BOS.

“Sedikit sisanya, tetapi setiap kecamatan pasti ada, tetapi yang paling banyak itu Kecamatan Guluk-Guluk. Dari 38 SD tidak ada yang sama sekali dicairkan, yang selanjutnya, adalah Kangayan,” pungkasnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *