Belum Miliki Ruang Kelas, Siswa PAUD Al-Hamidy Terpaksa Belajar di Surau

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST FOR KM) TERPAKSA: Para siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Hamidy Patemon di Desa Tlambah Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang harus belajar di langgar, karena belum memiliki gedung sekolah.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Hingga saat ini, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Hamidy di Desa Tlambah belum memiliki gedung yang memadai dalam menggelar kegiatan belajar mengajar. Sehingga, para siswa terpaksa harus belajar di langgar yang berukuran 4×6 meter.

Lembaga yang berdiri sejak tahun 2019 itu belum mendapatkan bantuan terkait pembangunan ruang kelas yang layak dari pemerintah setempat. Padahal sudah ada 25 siswa dan 5 tenaga pengajar di lembaga tersebut.

Kepala Pengelola PAUD Al Hamidy Patemon Mohammad Ihsan mengatakan, bahwa selama ini para siswa lebih banyak belajar di luar ruangan. Sebab itu, ia menginginkan pihak Disdik Sampang agar membangunkan gedung yang layak sebagai tempat belajar siswa. Sebab, hingga sekarang, pihaknya belum mampu membangun gedung secara mandiri. Selain itu, ia berharap segera mendapatkan Nomor Induk Kepala Sekola Nasional (NPSN).

“Sebenarnya, kami sudah pernah mengajukan ke Disdik Sampang untuk pembangunan gedung PAUD ini, tetapi hingga kini belum ada kejelasan,” cetus Ihsan kepada Kabar Madura, Selasa (31/8/2021).

Ia menambahkan, Disdik Sampang sudah mengonfirmasi NPSN-nya. Harapannya, ke depan lembaganya diperhatikan oleh pemkab.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan PNFI Disdik Sampang Subairi Yanto melalui Kasi PAUD Muhammad Imran mengatakan, untuk keberadaan kelompok bermain (KB) itu diklaim tidak harus memiliki lokasi atau gedung khusus, karena itu tergantung kemampuan dari pihak yayasan untuk membangun gedung. Sebab menurutnya, kemampuan pemkab sangat terbatas. (sub/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *