Belum Setor Laporan, Banpol PAN Ditangguhkan

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep Akh Zaini menuturkan, dari 16 partai politik (parpol) peserta pemilu, hanya 11 parpol yang berhak mendapatkan dana bantuan parpol (banpol). Sebab, hanya 11 parpol tersebut yang memiliki wakil di parlemen.

Menurutnya, perolehan suara parpol menjadi penentu besarnya jumlah bantuan yang akan didapatkan. Setiap suara mempunya nilai harga Rp1.575. Sementara jumlah perolehan suara parpol terbanyak itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan perolehan suara 107.787.  Sehingga nilai bantuan yang diperoleh adalah Rp169.764.525. Sementara yang paling rendah adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dengan 17.430 suara, dan mendapatkan bantuan senilai Rp27.452.250.(selengkapnya lihat grafis)

“Bantuan tersebut telah terialisasi semua kecuali satu parpol yang belum terima bantuan tersebut yaitu PAN,” katanya, Selasa (27/8).

Belum terialisasainya dana banpol untuk PAN disebabkan karena partai tersebut tidak menyelesaikan laporan penggunaan bantuan pada tahap sebelumnya.

Sementara itu pengurus DPD PAN Sumenep, Faisal Mukhlis membenarkan tentang keterlambatan partai melaporkan penggunaan dana bantuan. Namun ia tetap berharap agar setelah semuanya dilengkapi bantuan tersebut segera dicairkan.

“Ya saya tidak tahu, tetapi itu sudah ada yang ngurus dan sudah ada yang menyetor persyaratan itu, kalau masalah keterlambatan karena emang kelemahan dari partai,” katanya.

Untuk menyiasati agar tidak terjadi kejadian serupa, maka untuk tahun berikutnya pencairan bantuan akan dilakukan dalam dua tahap. Banpol akan dicairkan 75 persen terlebih dahulu, sedangkan sisanya setelah laporan penggunaan dana itu sudah rampung dan disetorkan ke Bakesbangpol. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *