BEM UNIBA Madura Laksanakan PHP2D dengan Sukses

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) SUKSES: Saat tim PHP2D merealisasikan programnya di Desa Gersik Putih Kecamatan Gapura.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabinet Sakera Universitas KH Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus berkontribusi terhadap masyarakat. Kampus yang terletak di Jalan Raya Lenteng itu  merupakan salah satu yang terpilih dari berbagai ribuan kampus yang mengusulkan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Program melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, yang dihajatkan dalam rangka turut serta memajukan masyarakat desa yang diinisiasi mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia kini sudah mulai direalisasikan.

Bacaan Lainnya

Ketua PHP2D UNIBA Madura Moh Arifin mengutarakan, saat pembukaan dan sosialisasi di Desa Gersik Putih merupakan desa yang diajukan. Saat ini pihaknya sudah menjalankan program-program sesuai dengan petunjuk yang ada.

“Melalui kegiatan PHP2D yang dilaksanakan di Kecamatan Gapura, kita berharap program ini ditindaklanjuti dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga bisa kreatif, inovatif yang berkelanjutan,” tutut Arifin.

Menurutnya, PHP2D merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui organisasi mahasiswa (ormawa). Hal itu guna menumbuh kembangkan rasa kepedulian terhadap masyarakat desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha dan sejahtera.

“Poin-poin seperti cara branding produk dan memasarkan secara online sudah kami sampaikan, tinggal mereka melakukan sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Nurlaily Wulandari dosen pendamping lapangan menyebutkan, PHP2D ini merupakan bentuk kreativitas mahasiswa dalam melakukan pengabdian. Jadi, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekitar, sehingga dengan itu dapat berkontribusi nyata dalam membentuk desa yang mandiri, sejahtera dan bisa berwirausaha dengan baik.

“Karena pada kegiatan ini juga melibatkan seluruh elemen desa, seperti Kepala Desa Gersik Putih, Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta tokoh masyarakat lainnya,” papar dia. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *