oleh

Bendung Kenakalan Pemuda, MPB Al-Hijrah Lestarikan Shalawat di Bumi Pantura

KABARMADURA.ID – Majelis Pemuda Bershalawat (MPB) Al-Hijrah, Pondok pesantren Nurul Falah Batu Bintang, Batumarmar, Pamekasan telah dibentuk sekitar tiga bulan lalu. Kehadiran MPB Al-Hijrah atas inisiatif Gus Modarris Abd Wahab, KH. Jufriadi, dan Sukriyanto sebagai kepala desa Balaban, Batumarmar, Pamekasan, dan juga beberapa tim pemuda Pantai Utara (Pantura) yang ikut membantu dan memberikan dukungan secara penuh agar majelis ini terbentuk, sehingga bisa menjadi wadah silaturrahim pemuda dan seluruh masyarakat yang ada di daerah Pantura.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah, Gus Darris (sapaan akrabnya) menyampaikan, meskipun dalam kegiatan MPB Al-Hijrah selalu mengadakan acara besar—memakan dana yang cukup banyak, tapi untuk pendanaan tidak pernah meminta kepada jamaah yang mengadakan acara atau pihak yang mengundang MPB Al-Hijrah.

“Itu dilakukan karena demi menyelamatkan masyarakat dan khususnya pemuda Pantura agar tidak mengurangi kecintaan terhadap shalawat,” terang Gus Darris.

Malah dari pihak pengurus MPB Al-Hijrah, tambahnya, memberikan dana dari kas yang ada untuk menyumbang separuh biaya kepada yang ingin mengadakan Majelis Pemuda Bershalawat Al-Hijrah, sehingga dari masyarakat yang mampu sampai yang tidak mampu bisa mengadakan kegiatan MPB ini, dan bisa shalawat secara bersama-sama.

Menurut Gus Darris, dalam kegiatan MPB Al-Hijrah tidak akan pernah berjalan tanpa melibatkan beberapa pihak. Sedangkan yang terlibat dalam kegiatan MPB Al-Hijrah di antaranya; tim pemuda Pantura, BLM, Bunda Truk, Batu Bintang Berlian, Ken Aron, para alumni Pondok Pesantren Nurul Falah, dan semua tokoh masyarakat Pantura, sehingga kegiatan MPB Al-Hijrah rutin dilaksanakan dua kali dalam satu bulan.

“Tujuan dalam terbentuknya MPB Al-Hijrah adalah bagaimana kita bisa memperbaiki diri kita sendiri, sehingga dari yang tidak baik bisa hijrah menjadi lebih baik dengan cara bershalawat,” tuturnya.

Bagi Gus Darris, dalam MPB Al-Hijrah sendari lebih memprioritaskan untuk menyentuh pemuda, agar mereka tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma agama. Karena kenakalan anak muda di era modern ini sangat memprihatinkan, sehingga perlu adanya kegiatan positif yang bernuansa shalawat.

“Hal ini demi mengurangi angka kenakalan anak mudah yang ada di Pantura, dan mengurangi dekadensi moral penerus bangsa,” paparnya.

Dukungan juga diberikan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat dan memberikan respon positif terhadap kegiatan kegiatan-kegiatan MPB Al-Hijrah ini, baik itu dari masyarakat secara umum dan juga pemerintahan desa sampai kabupaten. Dalam berbagai dukungan yang ada, agar segala bentuk kegiatan MPB Al-Hijrah bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan, yakini mengurangi kenakalan para remaja.

“Saya sebagai khodim berterima kasih atas dukungan Bupati Pamekasan, Wakil DPRD Kabupaten Pamekasan Syafiuddin, dan Bupati Sampang yang telah mendukung secara kegiatan shalawat ini, di mana kegiatan ini dilakukan dua kali dalam satu bulan. Semoga dengan kegiatan ini kita bisa diberikan kesuksesan dan keselamatan dunia akhirat,” pungkasnya. (Mukhtar/nam)

Komentar

News Feed