oleh

Bentuk Perhatian, Guru Sukwan Digaji Rp900 Ribu per Tahun

Kabarmadura.id/Sumenep-Untuk tahun anggaran 2020, Dinas Pendidikan Sumenep belum memastikan jumlah penerima tunjangan guru dengan status sukarelawan (sukwan), baik tunjangan transportasi maupun honorraium yang kini besarannya hanya Rp150 ribu per bulan.

Tahun 2020 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep masih menganggarkan Rp1,8 juta kepada setiap pendidik. Nilai anggaran yang telah masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep itu, tidak berubah dari tahun-tahun sebelumnya.

Kasubbag Tugas Pembantuan Disdik Sumenep Tri Fathanah menyampaikan, anggaran itu sebelumnya disediakan untuk 7.600 guru sukwan yang bertugas di sekolah dasar sampai sekolah menengah pertama, baik negeri maupun swasta.

Dari total anggaran tersebut, realisasinya dibagi menjadi dua bagian, dana sebesar Rp900.000 diberikan kepada 4.000 sukwan untuk bantuan biaya transportasi. Sedangkan jumlah nominal lebih besar, yaitu Rp1.800.000, diberikan kepada 3.600 guru berstatus nonsertifikasi  dalam bentuk honorarium.

Bantuan tersebut, diberikan sekali dalam setahun, biasanya terealisasi jelang akhir tahun, dan penerima bantuan itu tidak boleh menerima ganda. Jika sudah mendapatkan uang transportasi, tidak akan memperoleh honor.

“Tahun ini sepertinya akan ada pemangkasan, karena memang anggaraannya dipangkas, begitu pun yang kami ajukan, juga tidak sampai atau di bawahnya dari jumlah tahun kemarin,” katanya, Selasa (13/1/2020).

Meskipun jumlah bantuan tersebut masih jauh dari kategori kesejahteraan, namun diklaim sebagai bentuk perhatian Pemkab Sumenep terhadap guru yang statusnya masih honorer.

“Tahun ini tetap tidak ada perubahan atau tidak ada tambahan, masih sama dengan tahun-tahun kemarin,” pungkasnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed