oleh

Beralasan Anggaran PPDB Minim, Jadi Dipersoalkan Legislator

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Sistem pendaftaran peserta didik baru (PBDB) secara online, tidak terlaksana. Para pendaftar hanya bisa memanfaatkan jalur offline, yakni langsung datang ke sekolah. Sebelumnya, sebagaimana direncanakan Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, akan dibuka dua jalur, yakni online dan offline.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pamekasan Al Anwari menilai, harus ada evaluasi secara maksimal dalam pelaksanaan penerimaan PPDB itu, karena hal itu menyangkut hak rakyat yang harus diberikan pelayanannya oleh penyelenggara pendidikan.

“Kalau sekarang berbicara kekurangan anggaran ya keliru, kenapa dulu mengajukan Rp20 juta, itu kelirunya di perencanaan awal, kok bisa sekarang ketika dianggarkan dana Rp20, lalu dinyatakan tidak cukup,” ungkapnya, Rabu (12/6).

Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menduga, analisa yang dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan kurang tepat dalam merancang penyelenggaraan penerimaan PPDB.

“Karena tidak ada istilahnya tidak cukup angaran karena kan sebelumnya harus melakukan analisa kalau pakai sistem ini, anggrannya sekian, seperti itu seharusnya” ujarnya.

Sebelumnya, Disdik Pamekasan berdalih, tidak dibukanya pelayanan PPDB secara online disebabkan minimmya anggarn khusus PPDB, yaitu hanya sebesar Rp20 juta. (km47/waw)

Komentar

News Feed