Berasal dari Seorang Petani, As’ad Ingin Kawal Pembangunan Pro Rakyat

  • Whatsapp
HUMORIS: Anggota baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan As'ad.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Menjadi politikus sudah menjadi tekad anggota baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan As’ad. Sebelum terjun ke dunia politik, dirinya pernah menjadi seorang petani. Meski demikian, tekadnya untuk mengkawal kebijakan pemerintah yang pro rakyat tidak perlu diragukan.

Keseharian sebagai seorang petani, membuat As’ad paham betul apa yang dibutuhkan oleh masyarakat bawah. Oleh karenanya, dengan menduduki kursi wakil rakyat di DPRD Bangkalan, dirinya berkomitmen untuk mengkawal pembangunan yang pro terhadap masyarakat kecil.

“Saya mulai karir ini dari nol, dari saya masih bertani, oleh karena itu saya bertekad untuk bersungguh-sungguh mengkawal pembangunan yang pro rakyat,” katanya, Selasa (27/8).

Selain merasakan betul nasib para petani, As’ad juga banyak menerima masukan maupun aspirasi dari masyarakat mengenai kondisi Bangkalan. Oleh sebab itu, bersamaan dengan momentum pelantikan dirinya sebagai anggota DPRD, As’ad bertekad untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

As’ad mengaku, hal itu dilakukan lantaran ingin melihat masyarakat bawah yang ada di pelosok juga ikut merasakan perkembangan pembangunan di Bangkalan. Baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

“Apalagi saya ini pernah bertani, jadi saya tau rasanya tidak bisa menikmati fasilitas maupun pembangunan yang ada di Bangkalan. Jadi melalui jalur legislasi ini, saya ingin memperjuangkan hak-hak masyarakat,” terangnya.

Lelaki putra Blega ini mengatakan, banyak hal yang harus dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan, khususnya kemacetan yang sering terjadi di depan pasar Blega. Dirinya selalu merasa prihatin ketika daerah tempat tinggalnya tersebut menuai masalah yang tak kunjung usai.

“Terutama kemacetan yang ada di pasar Blega, saya ingin mengawal pembangunan pasarnya, penataan pasar, agar tidak terjadi lagi kemacetan,” ujarnya.

Pria kelahiran 1983 itu mengatakan, di usianya yang menginjak 36 tahun, As’ad ingin memanfaatkan hidupnya untuk total memperjuangkan suara masyarakat Bangkalan. Dirinya juga menginginkan kota kelahirannya itu lebih maju lagi.

“Saya ucapkan terima kasih banyak atas dukungan masyarakat Bangkalan secara luas khususnya Dapil IV meliputi Blega, Galis, dan Modung dan dukungan para tokoh masyarakat, semoga ini menjadi langkah awal saya untuk membantuk memajukan Bangkalan,” tukasnya. (ina/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *