Berawal Dari Keresahan, Pemdes Kedatim Sumenep Lestarikan Lingkungan jadi Objek Wisata

News16 Dilihat

KABARMADURA.ID | SUMENEP- Menjaga kelestarian lingkungan adalah keharusan. Menjadikannya lebih memiliki kebermanfaatan lebih seperti objek wisata, merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Seperti, yang dilakukan Pemerintah Desa Kebun Dadap Timur (Kedatim), Kecamatan Saronggi. Memaksimalkan hutan mangrove sebagai objek wisata edukasi di desa itu.

Tidak hanya membuat desa terhindar dari abrasi. Dengan mengembangkan hutan mangrove sebagai salah satu wisata edukasi juga akan berdampak pada tingkat perekonomian masyarakat di desa itu.

Pengelola sekaligus Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kedatim Aji Nurrahman mengatakan, agar melindung penebangan secara liar, maka hutan mangrove tersebut dilestarikan dan disulap menjadi objek wisata edukasi oleh para pemuda di desa.

“Semua ini berawal dari keresahan dan rasa tanggung jawab bersama. Dulu, pohon mangrove ini banyak yang ditembang. Jadi kami edukasi masyarakat dengan melakukan rehabilitasi yang kemudian kami kembangkan menjadi wisata edukasi,” kata dia.

Baca Juga :  Pamekasan Berstatus KLB Campak

Nurrahman mengungkapkan, pengelolaan wisata edukasi itu dikerjasamakan dengan BumDes desa setempat. Dengan adanya wisata edukasi ini, kata dia, tidak hanya membuat masyarakat khususnya di wilayah itu memiliki rasa tanggung jawab juga merasakan dampaknya.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses yang cukup panjang, masyarakat sudah mendapatkan efek positif dari adanya wisata edukasi di Kedatim ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Nurrahman mengatakan, bukan perkara seberapa banyak mangrove yang ditanam, namun semangat kepedulian terhadap lingkungan yang selalu dipompa untuk menjadi pecut semangat bersama hingga berhasil memberi pemahaman tentang pentingnya melestarikan lingkungan dan berhasil menciptakan wisata edukasi di desa tersebut. 

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Moh Hasanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *