oleh

Berdalih Keterbatasan Anggaran, Disperindag Hanya Pasang Alat Promosi Produk IKM dan UMKM di Empat Pasar

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Keseriusan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, untuk mempromosikan produk yang dihasilkan industri kecil menengah (IKM) dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) terkesan setengah hati. Kondisi ini dibuktikan ketersediaan layar monitor sebagai alat promosi yang hanya direalisasikan di empat pasar.

Dana pengadaan layar monitor tersebut mencapai Rp150 juta yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020. Sedangkan target pengerjaannya sebelum tutup tahun 2020. Sementara, lokasi empat pasar untuk penempatannya meliputi, Pasar Kolpajung, 17 Agustus, Gurem dan Pakong.

“Tempat promosi yang direncanakan selesai pada tahun 2020 akan terkoneksi dengan satu server di kantor kami (Disperindag red), hal ini sebagai upaya untuk memaksimalkan  promosi hasil produksi IKM dan UMKM di LED yang berukuran sekitar 50 inci,” ujar, Kadisperindag Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, Mingu (08/11/2020).

Menurutnya,  giat promosi melalui layar LED merupakan salah satu langkah untuk membumingkan hasil produksi IKM maupun UMKM. Sebab, realitasnya masyarakat lokal terkadang tidak mengenali produk IKM maupun UMKM lokal. “Selain juga sebagai informasi tentang harga bahan pokok, agar masyarakat itu paham, kalau mau kacang lorjuk Pamekasan ada, gitu sederhananya,” tuturnya.

Lebih lanjut Sjaifuddin sapaan akrabnya memaparkan, untuk penambahan fasilitas promosi yang berbasis digital, hanya bisa mengcover empat pasar. Sebab, ketersediaan anggaran belum memadai. “Nanti pemaparannya secara online terpantau di kantor kami, semacam operatornya. Tapi, tidak semua pasar dipasang LED, hanya empat pasar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Pamekasan Rida’I, menginginkan untuk promosi berbagai produk IKM dan UMKM terus digencarkan, termasuk pemenuhan berbagai fasilitas yang ada. Menurutnya, langkah itu akan menunjang daya beli masyarakat terhadap berbagai hasil produk lokal.

“Jangan sampai kepentingan masyarakat tidak terpenuhi, sebab sudah tugas dinas harus mengupayakan yang terbaik,”responnya singkat. (rul/ito)

Komentar

News Feed