Berdalih Minim Anggaran, Satpol PP Pamekasan Enggan Bongkar Bando Jalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) MELANGGAR: Salah satu bando jalan masih melintang di Jalan Jokotole tepatnya di depan Perpustakaan Umum Kabupaten Pamekasan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Sejumlah bando jalan masih terlihat melintang di sepanjang jalan perkotaan di Kabupaten Pamekasan. Namun hingga saat ini, penertiban belum dilakukan oleh Satun Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan. Alasannya, ketersediaan anggaran yang dimiliki dianggap tidak cukup.

“Belum ada anggarannya. Kena refocusing. Karena memang situasi pandemi,” ucap Kepala Satpol PP Pamekasan Kusairi, Selasa (29/6/2021).

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, banyak anggaran tahun ini yang terkena refocusing atau realokasi untuk penanganan wabah Covid-19. Termasuk di antaranya anggaran untuk kebutuhan operasional Satpol PP.

Namun mantan Camat Batu Marmar itu mengatakan, pihaknya pasti akan melakukan pembongkaran terhadap sejumlah bando jalan yang melintang di sepanjang jalan perkotaan.

Apalagi diakuinya, keberadaan bando jalan itu telah melanggar regulasi yang ada, baik peraturan daerah (perda) maupun peraturan bupati (perbup). Dimana dalam aturannya, space iklan tidak boleh melintang di tengah jalan atau hingga menjadi bando jalan.

“Aturannya berubah. Tidak boleh melintang jalan. Kemudian karena pertimbangan kelayakan, karena sudah rapuh,” jelas mantan Camat Tlanakan itu.

Dirinya mengatakan, masih melakukan sosialisasi dan pendekatan secara persuasif kepada para pemilik bando jalan. Pihaknya mengaku akan meminta pemilik bando untuk membongkar sendiri.

Namun, jika pemilik tidak mau membongkar, maka pihaknya yang akan melakukan pembongkaran secara paksa. Sebab menurutnya, semuanya ada batas toleransi dan penegakan.

“Karena itu milik swasta yang tidak bayar pajak. Karena sudah tidak ditempati,” pungkas Kusairi. (ali/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *