oleh

Berdalih Pergantian Satu Pansel, BKPSDM Tunda Pelaksanaan Seleksi JPT

KABARMADURA.ID, Sumenep -Pengisian kekosongan jabatan pimpinan tinggi (JPT) eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tertunda. Alasannya, panitia seleksi (pansel ) harus dibentuk lagi. Sebab, satu orang pansel yang sudah terbentuk pada Oktober lalu, dipindah ke provinsi lain. Tepatnya,di Bandung.

Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep,Mohammad Suharjono mengatakan, pengisian JPT yang direkomendasi dari kompetisi sains nasional (KSN) sudah turun mengenai pembentukan pansel.

“Ancang-ancang awal November masih tertunda lagi. Sebab, panselnya masih kurang,” katanya, Minggu (08/11/2020)

Pihaknya tidak bisa menentukan waktu pengisian JPT secara pasti. Salah satu hambatannya, BKPSDM hanya penyelenggara dan mengenai waktunya ditentukan pemerintah pusat. “Insyaallah jika satu pansel sudah terbentuk maka pertengahan November 2020 bisa dilaksanakan,”  ucapnya.

Diketahui, jabatan kosong yang dimaksud yakni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Asisten Pemerintahan dan Staf Ahli Bupati Sumenep.

Kekosongan masing- masing disebabkan, ada pejabat yang pensiun, ada pula yang memundurkan diri karena sakit. Untuk DP3AKB diisi Plt pada Maret 2020, Asisten Pemerintahan sebelum 2020, Staf Ahli diisi sejak beberapa bulan yang lalu.

Plt DPA3AKB yakni, Kadarisman yang saat ini menjabat selaku Sekretaris di DP3AKB, Asisten Pemerintahan awalnya Saiful Bahri, Plt-nya Agus Dwi Saputra yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Sataf Ahli Bupati, awalnya Dr Fatoni diganti Plt.

Hal senada disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Edy Rasiadi. Menurutnya, JPT kosong masih belum ada pengisian. “Kami masih konsultasi pada pemerintah pusat mengenai kurangnya satu orang dan pembentukan panselnya akan ditentukan nantinya,” paparnya.

Ditegaskan, jabatan kosong akan diisi melalui seleksi dan sesuai kompetensinya. Sebab, saat ini tidak ada kekosongan JPT yang melalui sistem tunjuk. ”Dengan adanya JPT kosong mulai sebelumnya tidak ada masalah. Sebab, ditengah kekosongan tersebut ada Plt di setiap OPD yang kosong,” tandasnya. (imd/ito)

Sebelumnya,Anggota Komisi I DPRD Sumenep Irwan Hayat mengatakan, dirinya meminta dan mendesak OPD terkait untuk segera mengisi kekosongan JPT. Sebab, jabatan strategis itu sangat membantu roda pemerintah Sumenep menjadi baik. “Kalau hingga saat ini tidak ada pengisian JPT maka jelas roda pemerintahan akan tumpul meskipun masih ada Plt,” pungkasnya. (imd)

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed