Berdayakan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Berikan Bantuan Alat Produksi untuk Wirausaha Baru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) SUPPORT: Pemkab Pamekasan memberikan bantuan alat kepada pengusaha baru hasil dari program WUB.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Program Wirausaha Baru (WUB) yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus mendapatkan perhatian sejumlah pihak. Bahkan, pemkab mendapatkan bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa alat-alat produksi untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, pemberian bantuan alat produksi kepada masyarakat sebagai bukti komitmen pemkab mendorong tumbuhnya pengusaha baru lebih berdaya saing.

Bacaan Lainnya

“Bantuan ini memiliki arti yang luar biasa bagi teman-teman UMKM yang akan menerima bantuan hari ini,” paparnya saat memberikan sambutan pada momentum Hari UMKM Nasional di Pringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kamis (12/8/2021).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut memaparkan, jumlah alat produksi yang diberikan kepada masyarakat sebanyak 142 unit alat, secara terperinci; CSR dari PT. Pegadaian berupa 10 unit mesin jahit, PT. Garam 5 unit etalase usaha,  CSR dari Bank Jatim berupa 20 unit penggoreng tanpa minyak, 10 unit penggoreng roti, 10 unit mesin oven pengering makanan, 10 unit meja adonan roti, 25 unit spinner pengering minyak, 20 unit mesin segel plastik band sealer, 7 unit alat pengembang makanan atau roti, 20 sangrai mesin kopi, dan 10 unit mesin stone hammer mill penggiling kopi.

“Ketika UMKM ini bangkit, bangkit itu bukan karena Bank Jatim, bukan karena pemerintah. Tetapi karena keinginan atau memiliki keinginan untuk bangkit.” urainya.

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur itu mengungkapkan, bahwa jika ingin menjadi pengusaha sukses harus mampu memenuhi empat syarat, di antaranya; mempunyai keinginan kuat untuk maju, mendapat fasilitas dari pemerintah, menjalin kemitraan strategis dengan beberapa pihak, terakhir adalah berdoa. Sebab menurutnya, tidak ada hasil yang luar biasa dari kerja yang biasa-biasa saja.

Ia juga menegaskan akan berkomitmen memfasilitasi masyarakat yang ingin menjadi pengusaha, mulai pelatihan yang dilaksanakan secara gratis, pinjaman modal dengan bunga nol persen selama setahun, bantuan alat serta fasilitasi pemasaran baik online maupun offline, sebab pada masa kepemimpinannya menargetkan lahirnya 10 ribu pengusaha baru.

“Tugas pemerintah ini mendorong atmosfer edukasinya,” tukasnya.

Sementara itu, hasil dari program WUB dirasakan juga oleh salah satu peserta bernama Eka Sulistiawati, warga Jalan Jokotole. Perempuan berusia 31 tahun tersebut mulai merintis usaha steak keju sejak mengikut pelatihan WUB. Bahkan, ia mengaku bantuan alat produksi dari pemkab sangat membantu usaha yang sedang dibangunnya.

“Terima kasih kepada bapak bupati, saya merasa sangat terbantu,” ungkap perempuan yang akrab disapa Eka ini. (rul/maf)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *