Berdayakan Warga Desa, DPMD Pamekasan Gelar Pelatihan KPM 

  • Whatsapp
(FOTO:KM/DPMD FOR KM) TINGKATKAN KUALITAS SDM: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Pamekasan Ach. Faisol meminta peserta pelatihan kader pembangunan manusia (KPM) menjadi pionir pembangunan desa.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN –Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan menyelenggarakan pelatihan kader pembangunan manusia (KPM) untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan kemasyarakatan desa.

Pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Cahaya Berlian tersebut diikuti oleh perwakilan RT, RW, Posyandu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, karang taruna, lembaga adat, dan masyarakat hukum adat yang ada di 13 kecamatan. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Pamekasan Ach. Faisol mengutarakan, peran KPM sangat diperlukan dalam rangka mendorong pembangunan desa yang partisipatif. Salah satu fokusnya yaitu dengan memfasilitasi pelaksanaan integrasi pencegahan dan penurunan angka stunting di desa. 

“KPM ini adalah warga desa yang dipilih pemerintah desa dalam rangka memfasilitasi masyarakat desa merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi kegiatan pembangunan sumber daya manusia,” paparnya, Selasa (28/9/2021).

Ia juga menjelaskan, KPM berkewajiban mendata dan mengidentifikasi sasaran rumah tangga 1000 hari pertama kehidupan (HPK) untuk memastikan kualitas layanan dan menekan angka stunting. Selain itu, KPM berperan mengadvokasi anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) untuk membiayai pencegahan dan penurunan stunting.

“Diharapkan mengoptimalkan kegiatan pengkajian potensi masalah. pendataan, perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelestarian sekaligus pengendalian pembangunan,” urainya.

Selain itu, ia menjabarkan, pelatihan yang berlangsung satu hari itu, para peserta akan dilatih mengenai advokasi layanan konvergensi stunting dan menyajikan laporan bulanan tentang partisipasi balita dan ibu hamil (bumil) dalam posyandu. Karena menurutnya, hal itu bisa meningkatkan peran KPM  dalam membangun desa agar lebih maju. 

“Para KPM diminta untuk meningkatkan jiwa pengabdian terhadap desanya masing-masing, sehingga bisa menjadi pionir pemberdayaan potensi desa,” pungkasnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *