oleh

Berkah UNIBA Madura, Dapat Pengalaman Berharga Melancong ke Thailand

Kabarmadura.id/Sumenep-Pada 15 Februari 2020, Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura mengirimkan lima mahasiswanya, yakni Moh. Fajri, Rihan Kamil, Andriansyah, RB Muhammad Iskandar dan Margi Dwi Daryanti Kabupaten Chana, Provinsi Songkhla, Thailand.

Kelima generasi milenial tersebut ke Negeri Gajah Putih bukan sebatas untuk jalan-jalan. Akan tetapi, mereka mendapatkan tugas untuk mengabdi di salah satu sekolah. Namanya Santiwit Songkhla Technological College.

Seperti yang diceritakan Mahasiswa Akuntansi UNIBA Madura Moh. Fajri yang ke Thailand itu, di sekolah tersebut mengajar Bahasa Inggris. Dia menyampaikan tantangannya, murid di Santiwit Songkhla Technological College sudah memiliki pengetahuan bagus di bidang tersebut.

“Tapi, itu jadi tantangan bagi kami yang ke sana. Alhamdulillah, kami bisa melalui dan berbagi ilmu di luar negeri. Itu akan menjadi pengalaman berharga bagi saya yang baru pertama ke sana. Itu berkahnya menjadi mahasiswa UNIBA Madura,” ceritanya kepada Kabar Madura, Selasa (19/5/2020) pagi.

Selain itu, mahasiswa asal Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-batang, Sumenep ini membeberkan, harus berhemat ketika berada di Thailand. Hal itu tidak terlepas nilai uang di sana lebih tinggi ketimbang Indonesia, yakni 1 Bath Thailand setara dengan Rp464,64 per-Minggu (19/5/2020) pukul 9.52 WIB. Ditambah lagi, mereka harus menetap di Thailand selama sebulan.

Lebih lanjut, Fajri menyampaikan, ketika awal baru tiba di Thailand harus beradaptasi dengan kultur dan makanan setempat.

“Harus pintar-pintar dalam mengatur keuangan, karena hidup di negeri orang. Harganya juga lebih mahal dan mungkin suatu saat ada kebutuhan yang urgen. Bagaimana juga cara menyelaraskan kehidupan dengan mereka yang berbeda, baik dalam segi makanan dan etika,” imbuhnya.

Di samping itu, mahasiswa semester 4 UNIBA Madura ini juga menceritakan, masyarakat Thailand menerima kehadirannya, serta memperlakukan dengan baik. Hal itu tidak terlepas daerah yang ditempati sudah biasa menerima pengabdian dari kampus di Indonesia.

“Sangat mengesankan respon baik masyarakat di Thailand, ya mereka menerima kami dengan senang hati. Malahan, kami juga diperlakukan dengan baik oleh mereka, karena bukan cuman kami yang dari UNIBA pernah ke sana, juga ada yang dari universitas lain di Indonesia yang pernah ke sana. Jadi, mereka sudah terbiasa menerima orang-orang Indonesia,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed