Bermula dari Otodidak, Owner Azza Azzahra Cake Raup Omzet Rp2,5 Juta per Bulan

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) Windriyana Latif M:  Owner Azza Azzahra Cake

KABARMADURA.ID | Kegagalan dalam bereksperimen tidak menyurutkan semangat Windriyana Latif M. dalam mengolah berbagai olahan kue. Perempuan yang pernah mengikuti pelatihan tata boga pada program wirausaha baru (WUB) tersebut mampu meraup omzet Rp2,5 juta dari usahanya berjualan kue.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

          Owner Azza Azzahra Cake itu menceritakan, awal mula keinginannya merintis usaha sebab berhenti dari pekerjaannya di salah satu kafe di Pamekasan. Kemudian, ia berinisiatif untuk belajar otodidak untuk memproduksi kue.

Pada bulan September 2021, ia berkesempatan mengikuti pelatihan WUB yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Dari pelatihan tersebut, ia merasa kemampuannya dalam mengolah kue semakin meningkat, sehingga mampu mengolah beragam kue.

“Setelah nggak kerja, saya mikir, harus gimana ya, masak harus diam aja, saya kan nggak punya uang. Sehingga, saya berusaha untuk mencari ide usaha, apa yang kiranya bisa saya kembangkan, dari situ saya melihat usaha punya orang Korea, namanya Korean Cake, jadi saya terus mencoba,” ulasnya, Senin (29/11/2021).

Lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu juga menyampaikan, dalam memulai usaha, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Di antaranya; pantang menyerah, terus berinovasi, dan mencari peluang pemasaran yang tepat.

Saat ini, ia meraup omzet Rp2-2,5 juta per bulan. Pembelinya juga berasal dari luar Pamekasan, seperti Sampang dan Bangkalan. Ia juga mempromosikan produknya melalui media sosial.

“Modal awalnya sekitar 2 juta, dan sekarang sudah terpenuhi dari hasil penjualan. Harapan saya ke depan, usaha ini semakin berkembang dan terus maju, sehingga bisa berdampak baik terhadap kesejahteraan kami sekeluarga,” tuturnya.

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Tinggalkan Balasan