oleh

Bersifat Insidentil, Penanganan Covid-19 di Pamekasan tidak Dianggarkan

KABARMADURA.ID, Pamekasan –Meski wabah Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 belum 100 persen bersih di Kabupaten Pamekasan, namun, anggaran untuk penanganan wabah Covid-19 yang sebelumnya diambil melalui dana refocusing anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), tidak dianggarkan secara khusus pada perubahan APBD tahun 2020.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Fathor Rohman. Menurutnya, tidak dianggarkannya penanganan Covid-19 pada perubahan APBD  2020, lantaran anggaran penanganan Covid-19 selama ini diambil secara insidentil ketika dibutuhkan.

“Jadi penanganan Covid itu sifatnya insidentil, jadi kalau butuh ambil tak perlu dianggarkan secara khusus,” ungkapnya, Kamis (15/10/2020).

Lanjut politisi PPP itu, setiap oerganisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki tugas melakukan penanganan Covid-19, menggunakan APBD yang dialokasikan untuk OPD tersebut. Namun harus dilampiri laporan pada setiap akhir kegiatan.

“Kemudian setelah itu ada pemberitahuan ke DPRD, karena di permendagrinya begitu,”

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Sahrul Munir mengatakan, jika wabah Covid-19 semakin massif dan membuat kondisi semakin buruk, maka pihaknya melakukan refocusing kembali untuk penanganan Covid-19.

Sebab menurutnya, pemerintah tetap bertanggung jawab untuk terus berupaya menangani dan memerangi wabah Covid-19 yang selama ini telah membuat banyak sektor terpuruk. Sebab jika tidak ditangani, tidak menutup kemungkinan wabah tersebut bisa semakin parah.

“Kalau semakin memburuk ya bisa saja nanti kita lakukan refocusing kembali,” tukasnya. (ali)

Komentar

News Feed