Bertekad Terus Berprestasi, Muaythai Pamekasan Fokus Benahi Regenerasi Atlet

News, Olahraga65 views

KABAR MADURA | Setelah berhasil berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2023, cabang olahraga (cabor) Muaythai Pamekasan kini terus berbenah untuk meningkatkan prestasi. Salah satunya dengan fokus melakukan pembinaan terhadap atlet muda.

Ketua Muaythai Pamekasan Ary Budiarto mengatakan, pihaknya tengah berupaya melakukan regenerasi atlet. Tujuannya agar Muaythai Pamekasan mampu berbicara banyak di semua kategori kompetisi.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Teranyar, Ary menyebutkan, cabor yang identik dengan kekuatan fisik dan strategi itu berhasil meraih empat medali perak dan satu medali perunggu di kejuaraan Super Fight SLC Cup 2024 di Surabaya. Hal itu menjadi kebanggan tersendiri bagi internal cabor.

Baca Juga:  Ratusan Lembaga di Sumenep Sulit Dihubungi setelah Ajukan Proposal Bantuan

“Persiapan kejuaraan ini, anak-anak rutin berlatih dua kali seminggu,” terang Ketua Muaythai Pamekasan Ary Budiarto kepada Kabar Madura, Minggu (25/2/2024).

Ary menjelaskan, rata-rata atlet yang dikirim masih duduk di bangku sekolah. Bahkan, satu atlet ada yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Sementara sisanya, dua atlet masih SMP dan dua lainnya duduk di bangku SMA.

Sayangnya, kata Ary, selama proses latihan, pihaknya mengalami kendala berupa sarana dan prasarana (sarpras) yang digunakan mulai rusak. Sehingga diperlukan peremajaan atau pengadaan sarpras baru. Namun, meskipun demikian, atlet yang dikirim berhasil berlaga secara maksimal hingga mengantongi beberapa medali.

Baca Juga:  Alasan Minim Anggaran, Diskominfo Pamekasan Jarang Lakukan Sosialisasi Pembentukan KIM 

“Alhamdulillah kami dapat empat perak dan satu perunggu,” jelasnya.

Salah seorang atlet Muaythai Pamekasan Sulthan Abiy Ibrahim mengutarakan, dirinya sangat senang atas kejuaraan yang diperoleh tersebut. Dia menyebut, dirinya pernah mengalami cedera saat latihan sebelum berlaga. Namun, hal itu bukan menjadi kendala baginya.

“Sebenarnya kemarin juara satu, tapi ada kesalahan yang tidak sengaja, jadi skor dikurangi dan dapat medali perak,” ungkap siswa kelas IV SD tersebut.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *