oleh

Berwisata ke Madura, Tiga Komunitas Ini Siap Tangkas Membantu

KABARMADURA.ID, Sumenep -Promosi wisata di Sumenep tidak bisa dipungkiri ada peran serta dari komunitas penggiat pariwisata Sumenep. Mereka tergabung dalam beberapa organisasi yang memiliki visi sama dalam mempromosikan wisata Sumenep.

Organisasi itu diantaranya; Sumenep Local Guides, Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) Madura dan Asosiasi Pariwisata Madura (Aspirm).Fadel Abu Aufadipercaya jadikoordinatorketiga organisasi itu.

Fadel menceritakan bahwa peran komunitas penggiat wisata di Sumenep bukan hanya mempromosikan melalui media sosial,tetapi juga harus terlibat langsung dengan mengantar dan mempresentasikan potensi wisata kepada pengunjung. Termasuk membantu menangani kesulitan yang dihadapi wisatawan.

“Kemarin ada masyarakat yang kesulitan ketika hendak menuju Gili Labak, maka kami membantu mengantarkan dan memberikan arah yang hendak akan dikunjunginya,” katanya, Minggu (1/11/2020).

Pria yang juga menjadi direktur Madura Vacation Tour dan Travel dan manager Pantai Ekasoghi ini mengatakan, kurang lebih ada 30 peserta yang dapat menggerakkan masyarakat yang hendak berlibur.

“Jika ada orang luar negeri yang hendak berkunjung, kami memberikan kemudahan dalam berbahasa Inggris untuk diterjemahkan dan misalnya pada penjual dan lainnya,” tandasnya.

Kepedulian komunitas tersebut juga berkontribusi dalam memajukan wisata ataupun tanaman di sekitar wisata, termasuk sudah ada sekitar sepuluh ribu bibit mangrove yang ditanam di sekitar pesisir Pantai Saronggi sebagai upaya pencegahan terjadinya abrasi di pantai tersebut.

“Semua yang berkaitan dengan wisata ataupun menyangkut menjaga keutuhan tempat dan wisata kami terus lakukan,” paparnya.

Komunitas ini juga memberikan semacam pelatihan, seperti memberikan pemahaman tentang pengertian wisata serta sejarah sejarah di masing-masing wisata,misalnyaPantai Gili Labak, Pantai Sembilan Pantai Lombang dan lainnya.

“Pergerakan kami juga membantu anak yatim yang juga menjadi rutinitas tahunan,” paparnya.

Kegesitan komunitas ini bukan hanya di Sumenep,tetapi bergerak di area se-Madura,bahkan Provinsi Jawa Timur. Komunitas pariwisata ini terus membangun relasi dan banyak dikenal wisatawan.

“Tak sepeserpun ada bantuan yang bersumber dari pemerintah, kami semangat sumbangan untuk kemajuan pariwisata khususnya di Sumenep,” paparnya. (imd/bri/waw)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed