oleh

Bhabinkamtibmas Desa Jalmak Prioritaskan Kondusifitas Desa

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan. Begitulah yang dirasakan Bripka Sugianto dalam menjalankan tugasnya sebagai Bhabinkamtibmas Desa Jalmak. Sebab, dirinya harus mempertahankan kondusifitas desanya.

Pria kelahiran Pamekasan, 18 Juli 1985 itu mengabdi menjadi pelayan dan pengayom masyarakat, sebagai anggota polisi selama 15 tahun, yaitu sejak tahun 2005 hingga sekarang. Kini, dia mengemban amanah menjadi Bhabinkamtibmas Desa Jalmak sejak 2019 lalu.

Di awal pengabdiannya, bapak tiga anak itu, bertugas di Kabupaten Sumenep selama dua setengah tahun, kemudian dipindah tugaskan ke kepolisian sektor (Polsek), Kecamatan Kadur selama 11 tahun.

Di wilayah tersebut, dia habiskan selama lima tahun sebagai Bhabinkamtibmas Desa Gagah, sebelum dipindah tugaskan kembali ke Polsek Kota dan menjadi Bhabinkamtibmas Di Desa Jalmak.

Pilihannya, untuk menjadi polisi adalah keinginannya sejak kecil. Bahkan kedua orang tuanya mendorong dia untuk selalu gigih dan konsisten mengejar cita-citanya. Meski diterima sebagai anggota polisi pasca lulus dari SMA 4 Pamekasan, dia masih melanjutkan kuliahnya.

Mengambil jurusan ilmu hukum di Fakultas Hukum di Universitas Yos Soedarso Surabaya, dan resmi menerima gelar sarjana pada tahun 2013 lalu. Menurutnya, menempuh pendidikan menjadi kewajiban bagi setiap orang, mulai dilahirkan hingga akhir hayat.

Sebagai Bhabinkamtibmas, Sugianto memprioritaskan keamanan dan kondusifitas desa Jalmak. Sebab, desa tersebut dikenal sebagai desa yang selalu kondusif dan aman dari segala permasalahan konflik sosial.

“Kalau yang sudah jelas-jelas rawan konflik, indikatornya jelas yaitu kondusif, tapi kalau yang dari awal sudah kondusif indikatornya berat,” ujarnya.

Menurutnya, mempertahankan hal tersebut bukanlah hal yang mudah. Sebab perlu strategi khusus untuk selalu membuat Desa Jalmak selalu kondusif. Hal itu dilakukannya dengan selalu menjalin komunikasi yang intens dengan aparatur desa, terutama kepala desa (kades) setempat.

Kultur budaya Madura yang lebih mengedepankan kekeluargaan menjadi bantuan tersendiri baginya. Sehingga, setiap permsalahan mampu dikendalikannya. Sedangkan kades menjadi tumpuan para warga dalam setiap persoalan.

Kendati bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, Sugianto juga melayani masyarakat melalui pelayanan SKCK di Polsek Kota. Sehingga bapak yang pernah ditinggal anak keduanya itu, mampu melayani masyarakat Desa Jalmak tidak hanya di desa, tapi juga di lingkup kecamatan.

Meski masih baru sebagai Bhabinkamtibmas, Sugianto memiliki visi yang mulia untuk ketertiban, keamanan dan pengayoman bagi seluruh warga Desa Jalmak. Dia juga berencana akan mendorong potensi lokal agar bisa menjadi potensi komersial.

“Sehingga dapat membantu perekonomian warga. Kami salurkan bantuan untuk para warga yang tidak mampu selama wabah Covid-19 ini,” ulasnya. (ali/ito)

 

Komentar

News Feed