Biasakan Ucap Terima Kasih pada Suporter

  • Whatsapp
Madura United Biasakan Ucap Terima Kasih pada Suporter

Kabarmadura.id-“Apapun hasil pertandingan yang  telah kita jalani, jangan lupa sapa suporter kita di tribun yang telah jauh-jauh datang untuk memberikan dukungan kepada  kita,” ucap Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi pada  para pemain saat meeting klub Madura United.

Menyapa suporter usai pertandingan, jelas AQ (sapaan akrabnya), adalah sebagai bagian dari respek atas upaya suporter memberikan support kepada para pemain Madura United dalam menjalani pertandingan.

“Berapa pun jumlah mereka yang datang ke stadion, merekalah adalah bagian dari penyemangat  dan saksi kalian bahwa kalian telah berusaha keras untuk bermain benar dan bermain sesuai hati untuk Madura United,” imbuh AQ, pria yang selalu menyempatkan diri mendukung langsung pertandingan para pemain Madura United  sepanjang memiliki waktu luang.

Respon  pemain dan para pelatih terhadap para suporter  dalam beberapa pertandingan terkahir terus mereka tunjukkan. Bahkan, usai  pertandingan, Pelatih Madura United Dejan Antonic selalu mengingatkan para pemainnya agar datang pada titik kumpul suporter Madura United untuk menyapa mereka.

“Berterimakasih kepada suporter, karena suara mereka dan kehadiran mereka adalah penyemangat bagi kita semua,” ulas Dejan Anotinic.

Bagi para pemain, seperti yang disampaikan Slamet Nurcahyo, kapten tim Madura United selama  Piala Presiden, ada banyak perubahan yang dijalani para suporter Madura United sejak dia bergabung. Pemain yang menjadi bagi dari skuad Madura United sejak 2016 lalu itu menguraikan, para suporter Madura United saat ini sudah mulai tertib dan tertata posisi tribun mereka di mana pun bertanding.

“Hal lain yang kami suka dari Suproter Madura United adalah nyanyian mereka yang berkarakter Madura  dalam memberikan dukungan.  Meski sebagian pemain tidak mengerti apa yang mereka nyanyian atau jadikan koor dengan bahasa Madura, pemain menjadi sering menyanyikan saat perjalan dari bus,” urai Slamet.

Lebih-lebih, imbuh Slamet,  suporter yang  memberikan dukungan langsung ke stadion rela menunggu hingga selesainya pertandingan dan menunggu sapaan para pemain pemain dengan tanpa ada niatan untuk mencederai.

“Semua pemain berusaha untuk selalu respeck kepada suporter. Karena sepakbola adalah respeck bukan hanya kepada pemain lawan, pelaksana pertandingan, tetapi juga kepada suporter,” pungkas pemain yang hingga kini masih setia dengan nomor punggung 10 di  Madura United. (bri/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *