Biaya Operasional Kantor Dispertahorbun Bangkalan Capai Rp1,7 Miliar

(KM/FATHURROHMAN) JUMBO: Biaya operasional kantor Dispertahorbun Bangkalan yang mencapai Rp1,7 miliar, termasuk untuk perjalanan dinas dan Agriwisata Bang Jani.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Sebagai besar jatah anggaran dana alokasi umum (DAU) tahun 2022 untuk Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahorbun) Bangkalan hanya diperuntukkan pada operasional kantor.

Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan Pertanian Dispertahorbun Bangkalan, CHK Karyadinata mengatakan, jatah DAU APBD Bangkalan itu sebesar Rp1,7 milar. Peruntukannya sebagian besar untuk tagihan listrik kantor Dispertahorbun dan kantor balai penyuluhan pertanian (BPP) di kecamatan serta biaya perjalanan dinas.

Karyadinata menjelaskan, dari Rp1,7 miliar tersebut juga ada alokasi untuk rencana pengembangan Agrowisata Bang Jani. Akan tetapi, alokasinya hanya sekitar Rp200 juta, yakni untuk akses jalan di pintu masuk yang rencananya akan diubah.

Bacaan Lainnya

“Kami kan merencanakan mengubah pintu masuk, yang awalnya dari sisi timur, kami ganti lewat sisi utara. Jadi perlu perluasan parkir dan jalan masuknya,” ungkapnya, Selasa (5/4/2022).

Sedangkan menurut Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Rokib, wajar jika setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mengalokasikan dana pada kesekretariatan. Tetapi nominalnya tentu diukur dengan kegiatan yang ada.

“Besar atau tidaknya kan tergantung kegiatan yang dilakukan, kami sendiri tidak tahu alokasi DAU itu, malah keduluan Anda mengetahui nominalnya. Saya rasa memang wajar ya, tapi kita lihat saja akan dialokasikan pada kegiatan apa saja nanti,” ujar Rokib.

Reporter: Fathurrohman

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.