oleh

Bimbingan Pranikah di KUA Kemenag Bangkalan Kurang Diminati

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Bimbingan pranikah untuk pasangan yang hendak menikah dinilai belum mencapai angka ideal. Hal itu diketahui dari 9 ribu total jumlah pernikahan selama tahun 2020, hanya sekitar 450 pasangan yang mengikuti bimbingan pranikah. Salah satu yang menjadi kendala adalah tidak meratanya pernikahan di masing-masing desa dan jarak tempuh pelaksanaan yang cukup jauh.

Salah satu petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kamal Mas’ud menyampaikan, bimbingan pranikah sepenuhnya belum diketahui secara merata oleh pasangan calon pengantin. Hal tersebut dimungkinkan karena belum tersentuh sosialisasi manfaat dari bimbingan pranikah.

”Banyak yang tidak mau ketika saya arahkan, menurut mereka itu tidak perlu,” katanya menceritakan.

Menurut Mas’ud, dari puluhan pasangan yang menikah, hanya beberapa saja yang ikut bimbingan pranikah. Sebab, pelaksanaannya dilakukan secara terpadu di KUA di setiap kecamatan.

”Ini kan juga tidak bisa dilaksanakan di sembarang tempat, apalagi pesertanya ada batas minimalnya,” tuturnya.

Sedangkan menurut Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kemenag Bangkalan Arif Rochman menjelaskan, program bimbingan pranikah merupakan program Kemenag pusat. Yang seharusnya wajib diikuti oleh pasangan calon pengantin yang hendak menikah.

”Ini sebenarnya sifatnya wajib, karena manfaatnya nanti sangat besar bagi pengantin,” ulasnya.

Menurutnya, bimbingan pranikah di Bangkalan belum ideal, karena hanya bisa menarik sebanyak 5 persen dari total jumlah pernikahan dalam satu tahun.

”Yang nikah rata-rata tidak sama, bahkan ada yang berbeda kecamatan,” paparnya.

Arif menambahkan, setiap kelas bimbingan minimal diikuti oleh 25 pasangan. Sehingga jika dalam satu bulan tidak sampai ada pernikahan sebanyak itu, maka harus disatukan dengan kecamatan terdekat.

”Kami pernah mengundang pasangan yang dari berbeda kecamatan. Dan mereka tidak datang karena menilai kurang minat dan jarak yang cukup jauh,” tuturnya.

Sejauh ini ada 18 angkatan bimbingan pranikah di Bangkalan, setiap bulan, bimbingan pranikah bisa saja dilakukan jika ada pasangan yang ingin ikut. Sedangkan untuk mencapai jumlah ideal, seharusnya semua pasangan yang hendak menikah harus ikut bimbingan pranikah.

”Ikut setengahnya saja sudah untuk, apalagi sampai semuanya, kami nanti akan atur lagi sosialisasinya,” pungkasnya. (km59/mam)

Program Bimbingan Pranikah KUA Kemenag Bangkalan

-9 ribu total jumlah pernikahan selama tahun 2020.

-450 pasangan yang mengikuti bimbingan pranikah.

-Hanya bisa menarik sebanyak 5 persen dari total jumlah pernikahan dalam satu tahun.

-Salah satu kendalanya jarak tempuh pelaksanaan yang cukup jauh.

-Sejauh ini ada 18 angkatan bimbingan pranikah.

Komentar

News Feed