oleh

BK Akan Periksa 45 Anggota DPRD Pamekasan Terkait Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Kabarmadura.id/Pamekasan-Kasus pemalsuan tanda tangan  dan stempel yang ditengarai dilakukan oleh oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, terus didalami oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD. Bahkan, BK menjadwalkan akan memeriksa 45 anggota dewan untuk memastikan pelaku pemalsu tanda tangan tersebut.

Ketua BK DPRD Pamekasan Khusnul Hidayat mengatakan, proses tahapan yang dilakukan untuk mengungkap oknum pelaku yang melakukan pemalsuan tanda tangan mengacu pada tata beracara BK yang telah menjadi rujukan.

Karenanya, paihaknya akan memeriksa 45 anggota DPRD untuk mengetahui sebenarnya siapa yang menjadi dalang dalam perbuatan yang mencoreng nama baik lembaganya.

“Tadi kami sudah membahas tahap pertama yakni pemberkasan, dan berkas itu sudah kami nyatakan diterima dan segera diproses,” ungkapnya. Rabu (15/7/2020).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu melanjutkan, setelah dilakukan pemeriksaan kelengkapan berkas dari pelapor, pihaknya menyatakan sudah mencukupi syarat untuk dilakukan proses penyelidikan, mulai dari pemanggilan pelapor, pemanggilan saksi, yakni Bank Jatim, dan unsur lainnya yang sudah dirasa perlu untuk melengkapi pertimbangan putusan rekomendasi pada kasus tersebut.

“Yang jelas sudah memenuhi syarat sesuai dengan yang ada di kode etik DPRD,” jabarnya.

Dijelaskannya, setiap tahapan pemeriksaan akan dilakukan sesuai dengan tata beracara BK DPRD Pamekasan, yang akan dilaksanakan dengan waktu secepat-cepatnya, agar kasus yang ditengarai dilakukan oleh oknum anggota DPRD Pamekasan itu segera tuntas.

“Jadi kami akan memproses seuai dengan yang ada di tata beracara BK,” pungkasnya. (rul/pin)

Komentar

News Feed