BK DPRD Sumenep Datangi Polda Jatim Soal Dugaan Video Asusila Oknum Legislator

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DIGUGAT: Salah seorang mahasiswa memberi keterangan usai melayangkan surat ke BK DPRD Sumenep mengenai temuannya soal video asusila.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep rupanya serius menelusuri video yang diduga diperankan oknum anggota DPRD Sumenep. Penelusuran itu demi mencari tahu dan memastikan kebenarannya.

Berdasar informasi yang diterima dari Harian Pagi Kabar Madura, Ketua BK DPRD Sumenep Samioeddin mendatangi Polda Jawa Timur pada Selasa (7/9/2021) untuk berkonsultasi tentang video tersebut.

Sayangnya, politisi senior PKB itu enggan menngkonfirmasi mengenai kebenarnnya mendatangi Polda Jatim. Dia hanya tertawa menanggapi pertanyaan dari Kabar Madura tersebut. Namun dia mengakui bahwa ada Surabaya.

Namun, terhadap dugaan video dengan pemeran oknum wakil rakyat itu, pihaknya akan menindaklanjutinya. Apalagi, sudah ada surat yang masuk ke BK supaya menjawab keresahan publik mengenai video tersebut.

“Juga agar dapat menghilangkan keresahan, khususnya di internal, terutama ibu-ibu DPRD. Surat gugatan sudah kami terima dan bakal ditindaklajuti,” katanya, Selasa (7/9/2021).

BK juga belum bisa memastikan identitas pemeran laki-laki di video tersebut. Sebab keberadaan video itu pun masih ditelusuri kebenarannya.

“Kamis depan kami akan membahasnya di internal BK. Saat ini saya masih di Surabaya, tindak lanjut besok atau lusa. Bulan ini bakal ada titik terang keberadaan video itu,” janjinya.

Sebelumnya, selain BK, Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Sumenep Kamalil Irsyad juga menyampaikan, demi menyikapi video tidak senonoh yang diduga oknum anggota Fraksi PKB itu, maka pengurus DPC PKB Sumenep sudah mengambil sikap, yakni melakukan penelusuran.

“Kesulitannya kami tidak dapat mengakses video yang dimaksud. Ayolah masyarakat bantu kami, perlihatkan, maka kami pasti ada sanksi jika itu benar anggota DPRD dari PKB,” kata kiai yang juga pernah menjadi anggota DPRD Sumenep itu.

Jika dugaan video asusila itu benar, oknum kader partai dipastikan akan mendapatkan sanksi sesuai peraturan partainya.

“Tentunya kami bakal menindak tegas jika itu terbukti,” tandasnya. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *