BKD Pamekasan Belum Ajukan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap

  • Whatsapp
Imam Wahyudi Kepala bidang (Kabid) Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan masih belum mengajukan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 22 bidang tanah pemerintah kabupaten  (pemkab) untuk disertifikat. Padahal, pengajuan itu sudah direncananakan sejak awal 2019 lalu.

Kepala bidang (Kabid) Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Imam Wahyudi menyampaikan, pihaknya masih berusaha melengkapi persyaratan administrasi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik asal.

“Tidak bisa serta merta satu hari selesai. Kendalanya di pemberkasan,” katanya, Ahad (17/3).

Dijelaskan, Jika asal usul tanah berasal dari tanah kas desa, maka bisa cepat diselesaikan. Namun jika asal usulnya dari hak milik warga, maka butuh proses yang lebih lama. Imam berjanji triwulan satu atau akhir bulan Maret diusahakan sudah selesai.

Kepala Subbagian Tata Usaha BPN Pamekasan, Andri Satriyo membenarkan, sampai saat ini masih belum ada laporan untuk pengajuan pogram PTSL tanah pemkab. Yang masuk ke pihaknya hanya 12 bidang tanah, itu pun pengajuan tahun sebelumnya dalam program reguler.

“Memang yang di PTSL ini pemkab masih belum ada laporan daftar di BPN Pamekasan. Kita akan selalu mengecek terkait pengajuan tanah pemkab tersebut. Pada prinsipnya jika sudah diajukan tahun ini diupayakan selesai asalkan berkas-berkas lengkap,” paparnya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail mengutarakan, semua aset negara termasuk pemkab harus disertifikat. Hal ini dapat menghindari masalah lahan yang kerap terjadi. Hal ini juga untuk memperjelas aset-aset pemkab yang selama ini tidak jelas.

“Disegerakan jangan sampai lelet, lebih cepat akan lebih baik,” pintanya.

Informasi sebelumnya, pemkab memiliki 1.537 bidang tanah. Yang sudah bersertifikat atas nama pemkab masih 603 bidang tanah sedangkan yang masih belum bersertifikat sebanyak 394 bidang tanah. Tahun ini direncanakan, ada 22 bidang tanah yang akan diajukan sertifikat melalui program PTSL. (km45/pai).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *