BKPSDA Bangkalan Tegaskan Tidak Ada Calo Tes SKD CPNS

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) SEMANGAT: Peserta tes SKD CPNS tahun 2021 melakukan registrasi sebelum masuk ruangan.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Sebanyak 23 peserta tes standar kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 dinyatakan gugur, sebab tidak tidak melakukan konfirmasi jika terinfeksi Covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Roosli Soeliharjono mengatakan, untuk peserta yang tidak mengikuti sesi tes SKD langsung dinyatakan tidak lolos. Kecuali bagi peserta yang terkena Covid-19 wajib menyertakan surat keterangan terinfeksi Covid-19. Maka, pihaknya akan memberikan kesempatan mengikuti ujian di lain waktu.

Bacaan Lainnya

“Semuanya tidak ada konfirmasi ke kami, tidak datang berdasarkan dari panitia registrasi,” ujarnya usai meninjau pelaksanaan tes SKD.

Ia juga melanjutkan, pihaknya juga mengantisipasi joki atau calo dengan melakukan screening wajah sesuai foto KTP atau foto saat pendaftaran atau wajah asli saat di lokasi tes.

“BKN juga sudah menyiapkan itu. Jadi, tahun ini berbeda dengan tahun 2019 lalu. Sekarang, saat kegiatan tes ada webcam yang menyala di masing-masing laptop peserta. Jadi, live streaming ketika peserta mengerjakan soal,” paparnya.

Menurutnya, pada tahun ini, lelaki yang kerap disapa Nonok tersebut menyebutkan, untuk papan pengumuman jumlah nilai peserta tidak diperlihatkan secara langsung di depan umum. Hal itu dilakukan untuk mencegah kerumunan dan menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19. Peserta dapat melihat nilainya masing-masing setelah selesai mengerjakan soal di depan laptopnya.

“Juga dapat dilihat secara streaming di channel Youtube BKN, berapa nilainya dan nilai teman di ruangannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Tes SKD CPNS Bangkalan Taufan Zairinsyah berpesan agar semua peserta optimis bisa lolos ke tahapan selanjutnya. Dia juga mengimbau agar tidak percaya iming-iming bisa meloloskan tes SKD.

“Semua transparan. Jadi tidak ada yang bisa menjamin lolos tes CPNS kecuali kemampuan dirinya sendiri selama tes,” tandas Nonok.

 

 

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *