BKPSDA Bangkalan Temukan Ribuan Data Non-ASN, Tindak Lanjut Permintaan Kemenpan-RB

Uncategorized22 Dilihat

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Pendataan terhadap seluruh pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tuntas. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Pemberhentian Informasi Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Chandra Firmansyah, Senin (10/10/2022).

 

Menurutnya, hasil pendataan dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) terdapat 2.687 tenaga harian lepas (THL) kategori dua (K2) dan 3.565 tenaga honorer. Total, terdapat 6.252 pegawai non ASN. Pendataan selesai direalisasikan pada tanggal 30 September kemarin.

 

“Pendataan ini merupakan tindak lanjut atas permintaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk mengetahui jumlah pegawai non ASN,” ujarnya kepada Kabar Madura.

 

Pihaknya menuturkan, data yang sudah terkumpul akan dilakukan uji publik melalui beberapa media informasi pemerintah daerah. Tujuannya, agar hasil data bisa menjadi koreksi bersama, baik dari setiap OPD maupun pegawai yang bersangkutan. Sebab, ketersediaan data masih dalam tahapan pra finalisasi.

Baca Juga :  Cerita Abdurrahman Geluti Dunia Sepak Bola, Belajar Jadi Pelatih hingga Bentuk SSB Jawara

 

“Tahap pra finalisasi bisa menjadi kesempatan untuk para pegawai mengecek data diri dan namanya. Atau bisa disusulkan data baru yang sebelumnya terlambat atau tidak ikut pendataan. Ada beberapa yang kemarin meminta mengajukan perubahan karena data yang diisi sebelumnya ada kesalahan. Karena ada sistem error, maka diperpanjang hingga (22/10/2022),” ucapnya.

 

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan Rudyanto mengaku, telah menyelesaikan pendataan pegawai non ASN akhir bulan lalu. Sebab, sebagai OPD keempat yang memiliki banyak tenaga honorer tentu membutuhkan waktu yang lama untuk pendataan.

 

“Pendataan kami sudah selesai, cuma memang beberapa hari lalu dikembalikan untuk dilakukan koreksi ulang. Insya Allah sudah sesuai,” responnya singkat.

 

Reporter: Helmi Yahya

 

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *