BKPSDM Sumenep Ingatkan Peserta Tes SKD Wajib Vaksin

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) FINAL: Pelaksanaan tes SKD akan dilaksanakan pada Kamis (23/9/2021) hingga Senin (27/9/2021

 

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Kompetisi untuk menjadi abdi negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sudah di depan mata. Jadwal pelaksanaan yang ditunggu-tunggu kini sudah diumumkan, yakni pada 23-27 September 2021.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep Abd. Madjid melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Alqaf Harto Maryono mengatakan, sebanyak 1.415 bakal mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD). Pelaksanaan ujian disesuaikan dengan jadwal yang sudah turun hari ini.

“Pelaksanaan sesuai surat edaran (SE) BKN pada Pemkab Sumenep yang turun pada jam 12.00 WIB,” katanya, Selasa (14/09/2021)

Dikatakannya, pendaftaran dan kelulusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) non guru yakni sebanyak 1397 pendaftar. Sementara bagi CPNS yang memenuhi persyaratan sebanyak 1225 sedangkan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 172 orang.

Untuk PPPK non guru sebanyak 370 pendaftar, tercarat yang memenuhi syarat sebanyak 190 orang, sementara yang tidak memenuhi syarat sebanyak 180 orang.

“Pendaftar sebanyak 1767 orang, yang memenuhi syarat sebanyak 1.415 orang dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 352,” tegasnya.

Ia melanjutkan, untuk mengikuti tes CPNS tahun ini ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Di antaranya adalah sudah vaksinasi Covid-19 dan melakukan tes swab antigen.

Menurut Alqaf, tes swab bisa dilakukan satu hari sebelum pelaksanaan tes SKD, karena masa berlaku hasil swab antigen 1×24 jam. Untuk vaksinasi dan tes swab, cukup menunjukkan fotokopi kartu peserta dan KTP ke puskesmas terdekat.

“Jadi saat pelaksanaan tes SKD, seluruh peserta sudah divaksin dan sudah swab dengan hasil negatif,” paparnya.

Ditegaskannya, pelaksanaan tes akan digelar di kampus Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) Jalan Raya Lenteng, Nomor 10 Batuan, Sumenep. Sedangkan anggaran pelaksanaan senilai Rp600 juta.

“Kami kedepan akan terus persiapkan pelaksanaan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, perekrutan PNS dan PPPK wajib sesuai prosedur. Pelaksanaan seleksi harus ketat dan sportif. Sehingga nantinya tidak ada masalah di kemudian hari.

“Sportivitas sangat perlu untuk dilakukan dalam pelaksanaan tes SKD,” ucap singkat pria yang akrab disapa Uyuk itu.

Reporter: Imam Mahadi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *