oleh

BKPSDM Sumenep Perpanjang Berkas Tes SKB

KABARMADURA.ID, SUMENEP –Peserta yang lolos tes seleksi kompetensi bidang (SKB), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), belum bisa bernafas lega. Sebab, masih ada tahap berikutnya, yakni pemberkasan yang harus dilengkapi dan sulit dilakukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Abd. Madjid melalui Kepala Bidang (Kabid) Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Alqaf Harto Maryono mengatakan, sebanyak 298 orang lolos tes SKB belum final.

“Mereka harus menyelesaikan tahap pemberkasan yang saat ini belum selesai. Jadi masih ada waktu perpanjangan hingga tanggal 21 November nanti ,” paparnya, Kamis (19/11/2020).

Menurutnya, yang lolos tes SKB belum bisa dipastikan menjadi ASN. Sebab, jika berkaca pada tahun sebelumnya, ada yang pemberkasannya tidak penuhi persyaratannya. Yakni, adanya ijazah palsu, dan lainnya. “Yang menentukan kelulusan adalah pemerintah pusat,” paparnya.

Dia menegaskan, peserta yang dinyatakan lulus masih diwajibkan untuk memenuhi pemberkasan disesuaikan dengan persyaratan yang ada. Apakah sudah memenuhi sesuai dengan kualifikasi atau tidak. “Paling lambat tanggal 15 November 2020 kemarin, tetapi saat ini diperpanjang hingga tangga; 21 November,” tuturnya.

Dia mengatakan, pengumuman tersebut berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Tanggal 27 Oktober 2020 Nomor : K26-30/B6507/X/20.01 Perihal Penyampaian Hasil Integrasi Nilai SKD-SKB CPNS Pemerintah Kabupaten Sumenep Tahun 2019.

“Yang hadir ikut tes SKB sebanyak 633 dari 647 yang lulus tes SKB,” paparnya.

Diketahui, formasi PNS berdasarkan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tersedia 310 orang. Rinciannya, tenaga kesehatan sebanyak 95 orang , dan tenaga teknis pertanian 45 orang, tenaga teknis 67 orang dan tenaga kependidikan 103 orang.

Kemudian, untuk ketentuan nilai ambang batas pelaksanaan tes seleksi terbagi atas tes karakteristik pribadi (TKP) dengan nilai 126 poin, tes wawasan kebangsaan (TWK) 65 poin, tes intelegensia umum (TIU) 80 poin, dan formasi umum yakni 271 poin.

Untuk formasi cum laude, peserta harus mencapai nilai TIU 85 poin. Untuk total nilai yang harus dikumpulkan bagi peserta formasi ini minimal 271 poin, dan untuk formasi disabilitas peserta harus mengumpulkan nilai minimal 260 poin,  asalkan TIU minimal 70 poin. Sedangkan untuk nilai tes lainnya tidak ditentukan. (imd/ito)

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed