Blega Akan Dijadikan Pasar Sehat di Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM-HELMI YAHYA) SEPI: Salah seorang pemuda saat melihat kondisi pasar yang kumuh di Kabupaten Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Rencana pembangunan pasar sehat di Kabupaten Bangkalan, dianggarkan Rp6 miliar. Bahkan, rencana itu akan menyasar satu lokasi dari 29 jumlah total pasar. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan Susanto, Minggu (13/6/2021).

Menurutnya, dari 29 pasar tersebut, Blega menjadi acuan untuk pembangunan pasar sehat. Sehingga, lebih tertata dan bersih. Namun, hingga saat ini proses tender belum dilaksanakan. Sebab, masih tahap perencanaan. ”Iya tahun ini nanti akan ada pembangunan pasar sehat, di Blega. Pasar ini, nanti akan ditata kembali, direhab tetapi tidak menyeluruh,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sedangkan untuk anggaran yang digunakan, bersumber dari dana tugas pembantuan (TP) yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang dilaksanakan oleh daerah. ”Pengajuan kami sudah disetujui untuk pembangunan tahun ini, tetapi belum masuk layanan pengadaan secara elektronik (LPSE),” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, pasar sehat sedang dalam proses pengajuan untuk tender. Sedangkan, target pekerjaan fisik akan dilangsungkan pada Juli mendatang. ”Kalau tidak ada keterlambatan, Juli hingga Agustus sudah pelaksanaan,” tegasnya.

Sedangkan, untuk 28 pasar lainnya belum menjadi sasaran pasar sehat. Sebab, membutuhkan anggaran yang besar. Tahun ini, alokasi dana untuk pembentukan pasar sehat sekitar Rp6 miliar. “Anggaran ini akan mengcover biaya pengawasan, biaya umum atau operasional, dan pekerjaan fisik,” jelasnya.

Tanto berharap, pasar sehat benar-benar terbentuk. Sebab, hingga saat ini dari pasar yang ada di Kabupaten Bangkalan belum ada yang masuk sebagai pasar sehat. Sedangkan, beberapa standar yang menjadi acuan bisa dijadikan sebagai pasar sehat.

“Pasar sehat ini, harus lengkap dengan beberapa fasilitas. Diantaranya tempat ibu menyusui, tempat metrologi, tempat salat, tempat tera dan fungsi lainnya.” tukasnya.

Salah satu anggota Komisi B DPRD Bangkalan Fadhur Rosi berharap, pasar sehat nantinya mampu memberikan kenyamanan bagi pedagang dan belajar menjaga lingkungan tetap bersih serta modern.

“Ini memang hal baru, tapi saya yakin masyarakat bisa menyesuaikan diri,” responnya.

Politisi Demokrat tersebut juga mengingatkan, agar perencanaan dan upaya proses pembangunan harus benar-benar sesuai seperti perencanaan. Selain itu, juga tidak boleh melewati batas waktu yang telah ditentukan. “Saya harap pembangunan bisa sesuai, berkualitas dan tidak terlambat,” tukasnya.  (hel/ito)

Standarisasi Pasar Sehat

  • Tersedia tempat ibu menyusui
  • Tersedia tempat metrologi
  • Tersedia tempat salat atau musala
  • Tersedia tempat tera dan fungsi lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *