BLT-DD Diperpanjang, Data Penerima Belum Difinalisasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) BANSOS: Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Kabupaten Sampang, menunggu proses finalisasi data dengan perbankan. 

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) diperpanjang. Kondisi itu, setelah beredar  Covid-19 belum  usai. Sehingga, penerima bantuan BLT DD diperpanjang hingga 2021, sesuai dengan Peraturan Menteri Desa (Permendes) PMK Nomor 222 Tahun 2020 tentang Pengelolaan DD Tahun 2021.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Pemerintahan dan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Irham Nurdayanto mengatakan BLT-DD diperpanjang hingga setahun. Setiap penerima yang masuk ke daftar keluarga penerima manfaat (KPM), berhak memperoleh Rp300 ribu per bulan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, untuk jumlah penerima tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Yakni 40 ribu KPM yang tersebar di 180 desa dari 14 kecamatan. Sebab, data penerima diambil dari tahun sebelumnya. “Jadi jumlahnya tidak jauh berbeda dari penerima di tahun kemarin, dan setiap KPM  menerima uang Rp300 ribu per bulan,” tuturnya, Senin (08/02/2021).

Pihaknya memastikan, teknis penyaluran BLT DD dilakukan secara non tunai oleh pihak perbankan. Sehingga, untuk datanya masih proses finalisasi dengan pihak penyalur. Diharapkan, meski pihak penyalurnya berbeda dari tahun 2020, polanya tetap sama. Yakni dilakukan secara non tunai, dengan tujuan meminimalisir terjadinya dugaan  negatif.

“Saat ini masih proses finalisasi data dengan pihak Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bakti Artha Sejahtera (BAS) Kabupaten Sampang. Jadi, saya harap pola penyalurannya sama seperti kemarin,” jelasnya.

Kendati demikian, untuk mempercepat proses penyaluran akan terus memfasilitasi data penerima. Sedangkan untuk jadwal penyaluran belum bisa dipastikan. Hanya saja, untuk tahap pertama di awal tahun 2021, penyaluran akan dilakukan pada bulan berikutnya. Namun, pemerintah desa harus segera menyelesaikan proses APBDes. 

“Untuk Januari ini, disalurkan pada Februari, tapi kapan belum bisa memastikan. Yang jelas, bantuan ini sampai akhir tahun 2021,” tukasnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *