oleh

BLT untuk 3000 UMKM di Bangkalan Tertahan

KABARMADURA.ID, Bangkalan – 10.000 penerima bantuan langsung tunai (BLT) untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bangkalan belum sepenuhnya bisa mencairkan. Rinciannya hanya 1.300 UMKM mitra dari bank yang sudah cair. Kemudian 6000 UMKM masih tahap pengajuan verifikasi pencairan. Sisanya sekitar 3000 UMKM masih belum menerima bantuan sebesar Rp2,4 juta itu.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop) Bangkalan Iskandar Ahadiyat menerangkan, Berdasarkan laporan dari pusat ada 6000 UMKM masih dalam proses, sedangkan 1.300 sudah cair melalui penyalurnya yakni bank.

“Kalau secara rinci kami belum menerima yang sudah diterima di rekening masing-masing. Sebab banyak yang tidak melapor,” katanya.

Masih menurut lelaki yang kerap disapa Yayat ini, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari pusat mengenai proses verifikasi pencairan BLT UMKM selain 6000 itu dan 1.300 lainnya. Katanya, proses verifikasi pencairan 6000 UMKM ini sudah berjalan.

“Belum ada informasi lagi proses pencairan selain 6000 dan 1.300 UMKM itu. Di Bangkalan kuotanya 10.000,” terangnya.

Bagi pelaku usaha yang mengajukan dan belum cair, dia meminta, agar bersabar. Karena akunya, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk menetapkan sebagai penerima bantuan modal itu. Namun, pihaknya hanya sebatas mengajukan saja.

“Yang menyeleksi langsung dari Kementerian. Saat pencairan penerima itu diberikan surat pernyataan bahwa benar-benar memiliki usaha mikro,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Rokib meminta, agar dinas terkait mencari informasi mengenai pencairan itu. Sebab, para pelaku UMKM sudah menunggu untuk kegiatan usahanya sebagai dampak Covid-19.

“Kami berharap agar bantuan ini bisa cair secara bersamaan. Jangan hanya mitra dari perbankan yang cair duluan, tapi katanya kalau ada pencairan akan dikonfirmasikan ke dinas terkait,” tandasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed