BMKG Kabupaten Sumenep Sebut Curah Hujan Sangat Berpengaruh Pada Daerah Rawan Bencana

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) WASPADA: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan tahun ini berpotensi mengakibatkan bencana, khususnya di Kabupaten Sumenep. 

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Sumenep, memprediksi musim penghujan akan berlanjut hingga bulan Februari 2021. Untuk itu, masyarakat harus waspada terhadap bencana alam yang akan terjadi pada musim penghujan. Seperti, banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung.

“Mohon diwaspadai potensi adanya bencana yang diakibatkan faktor cuaca. Misalnya, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, angin puting beliung, hujan lebat, jalan licin, dan genangan air,” ujar, Kepala BMKG Kabupaten Sumenep, Usman Kholid, Senin (22/12/2020)

Bacaan Lainnya

Menurutnya, bagi pengendara juga harus waspada, terkadang angin kencang mengakibatkan pohon tumbang. Sehingga, masyarakat harus ekstra hati-hati dengan cuaca yang tidak menentu. “Sekarang musim hujan. Untuk puncak musim hujan di Sumenep antara Januari-Februari 2021,” tegasnya.

Dia menuturkan, saat ini terjadi peningkatan ketinggian di laut. Sehingga, kegiatan berlayar, baik  pelayaran transportasi khususnya ke daerah pulau dihentikan sementara. Sebab, ketika angin kencang,  gelombaang air tinggi mengakibatkan terjadinya bahaya pada pelayaran.

“Peningkatan kewaspadaan diperlukan pada daerah-daerah yang diprediksi akan mendapatkan akumulasi curah hujan dengan kriteria tinggi, hingga sangat tinggi atau lebih besar 300 mm per bulan pada bulan Desember 2020 – Januari 2021,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir menyampaikan, kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan. Sehingga, segala persiapan harus dilakukan. Dia juga meminta, pemerintah memperbaiki berbagai hal.

Salah satunya, drainase yang buruk, karena jika hujan turun maka pemukiman warga maupun area sekitar akan banjir. “Kalau hujan deras pasti banjir. Oleh karena itu, drainase akan membuat aliran air akan lancar, sehingga tidak terjadi banjir,” pungkasnya. (imd/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *