oleh

Bongkar Warung Remang-Remang

Satpol PP: Sering Dijadikan Tempat Transaksi Prostitusi

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pamekasan berencana membongkar warung remang-remang yang ada di Pasar 17 Agustus. Sebab, sering dijadikan tempat transaksi prostitusi. Terdapat mucikari dan pelaku seks komersial (PSK) yang kerap bergerilya di lokasi tersebut guna memuaskan hasrat sesaat para lelaki hidung belang.

Belum lama ini, Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan berhasil menangkap mucikari di tempat tersebut. Polres juga meringkus PSK yang sedang berzina di salah satu hotel di Kabupaten Pamekasan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan Kusairi, melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan Penyelidikan Satpol PP Hasanurrahman mengatakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan lurah Bugih untuk membongkar warung remang-remang tersebut.

“Kita masih menunggu keputusan dari Pak Lurah; kalau memang harus dibongkar, ya kita bongkar. Asal ada tanggung jawab dari beliau,” terangnya, Kamis (25/3/2021).

Hal tersebut memang perlu adanya kebersamaan antara Satpol-PP dengan Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, tegas Kusairi, agar kejadian-kejadian seperti itu tidak kembali terulang di Bumi Gerbang Salam.

Menurutnya, Dinsos seharusnya menyediakan suatu tempat rehabilitasi atau melakukan pelatihan terhadap para PSK yang sudah tertangkap. Supaya tidak kembali melakukan hal-hal seperti itu.

“Sementara ini yang kita tahu di sini, Dinsos tidak menyediakan tempat seperti itu. Kami tidak tahu apa yang menjadi kendalanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan, penangkapan mucikari PSK Pasar 17 Agustus hasil dari pengembangan dari tertangkapnya seorang PSK beserta pria hidung belakang sedang asik berhubungan badan di salah satu hotel di Pamekasan.

“Setelah kita interogasi, pasangan yang bukan suami-istri itu mengaku disediakan oleh seseorang berinisial S. Berbekal dari informasi tersebut, kami langsung melakukan penangkapan terhadap S yang juga berprofesi sebagai penjual kopi di Pasar 17,” pungkasnya. (km60/nam)

Komentar

News Feed