oleh

BOS Audiensi dengan Kapolres, Berharap Masyarakat Bisa Mengolah Sampah

Kabarmadura.id/Bangkalan-Organisasi Bangkalan Olah Sampah (BOS) melakukan audiensi dengan Kapolres Bangkalan untuk meminta dukungan terkait permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Bangkalan.

Hal itu agar sampah rumah tangga maupun sampah pasar itu bisa dikelola serta didaur ulang, agar sampah yang tidak berguna menjadi sebuah material yang sangat penting bagi masyarakatnya.

Founder BOS Nara Ahirullah mengatakan, sampah di Kabupaten Bangkalan menjadi persoalan bagi semua. Namun, banyak masyarakat yang masih berharap kepada pemerintah. Dari situ, kelompok itu berkumpul membuat organisasi untuk mendorong upaya pengelolaan sampah. Sehingga pihaknya tidak bergantung kepada pemerintah, tetapi kepada semua pihak.

“Kami juga butuh bantuan setiap rumah tangga untuk membuang sampah ke tempatnya, termasuk dari pemerintah serta akademisi untuk mengedukasi masyarakat supaya tidak membuang sampah sembarangan. Upaya kami agar masyarakat bisa mengelola sampah mereka sendiri di rumah masing masing,” ujarnya.

Dalam rangka upaya pengelolaan sampah ini, pihaknya berharap agar ada penegakan regulasi sesuai dengan ketentuan pengelolaan sampah.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Sampatama Putra mengatakan, penegakan hukum harus sesuai dengan standar operasional (SOP) dan tidak ada keberpihakan ke siapa pun serta harus ditegakkan sesuai dengan hukum yang ada.

“Hukum tidak bisa ditegakkan kalau sebelumnya tidak ada edukasi  dan sosialisasi. Setelah edukasi dan sosialisasi berjalan, barulah  bisa penegakan hukum terkait pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan masyarakat maupun dunia usaha,” ungkapnya.

Pihaknya  mengapresiasi dan mendukung BOS ke depan. Selain itu, juga berharap agar ide dan solusi BOS bisa diterapkan di Bhayangkari Polres Bangkalan. Dengan begitu, nantinya  bisa mengedukasi masyarakat tentang membuang sampah pada tempatnya. Setelah edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat dari hulu sampai hilir.

Sebagai aparat penegak hukum, pihaknya akan memberikan sanksi bagi yang melanggar. Namun, sebaliknya apabila masyarakat peduli dan berprestasi untuk bebas sampah akan memberikan reward sebagai wujud jasa dan patut ditiru oleh masyarakat yang lainnya.

Dia berharap kepada BOS agar persoalan sampah di Bangkalan bisa diminimalisir dan dapat menginisasi pengolahan sampah menjadi barang yang bermanfaat secara ekonomi.

“Intinya kita mendorong daur ulang sehingga pada akhirnya nanti masyarakat yang ada di perumahan maupun yang tinggal di desa itu tidak hanya menerima manfaat tempat mereka bersih, tetapi manfaatnya juga sampah mereka itu bisa menjadi meterial daur ulang,” pungkasnya. (km50/pai)

Komentar

News Feed