oleh

BPBD Bangkalan Hentikan Droping Air

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan memprediksi adanya cuaca ekstrim selama bulan Oktober hingga Februari 2021. Kondisi itu membuat badan yang biasa menanggulangi bencana itu akan menghentikan sementara droping air ke daerah-daerah yang masuk bencana kekeringan.

“Mulai Senin, (26/10/2020) dropping air sementara akan dihentikan, penghentian ini dilakukan satu minggu,” ujar Kepala BPBD Bangkalan Rizal Moris, Minggu (25/10/2020).

Dihentikannya droping air bersih itu akan dilakukan secara menyeluruh di semua kecamatan. Dalam tenggang waktu seminggu itu, pihaknya akan melihat perkembangan awal hujan. Jika nantinya, hujan akan terus berlangsung, droping air akan dihentikan hingga memasuki musim kemarau lagi.

“Kira-kira seperti itu, karena kemarin kami sudah melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi,” terangnya.

Kendati sudah memasuki musim penghujan, BPBD memperkirakan sudah 80 persen semua wilayah di kecamatan yang sudah hujan. Sedangkan, 20 persen kecamatan lainnya seperti Kecamatan Kokop, Modung dan Konang, yang insentisitas hujan masih rendah.

“Jika dalam seminggu harus dilakukan droping air lagi kami siap, sebab anggaran masih cukup dengan di backup oleh BPBD Jawa Timur,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Muhni menyampaikan, dalam memasuki musim penghujan ini, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh camat dan kepala desa yang berada di wilayah rawan bencana banjir dan angin kencang untuk proaktif melaporkan setiap kejadian.

“Masing-masing desa harus meningkatkan kewaspadaan memasuki musim hujan ini,” pungkasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed