BPBD Pamekasan hanya Punya Satu Alat Pendeteksi Bencana

News13 views

KABAR  MADURA | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan tidak memiliki cukup banyak alat pendeteksi bencana. Saat ini, hanya tersedia alat pendeteksi gempa bumi yang dimiliki.

Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan Akhmad Dofir Rosidi mengatakan, pihaknya telah mengajukan pengadaan alat pendeteksi bencana lainnya. Namun, tidak terealisasi lantaran anggaran yang tersedia cukup terbatas. Padahal, menurut Dofir, keberadaan alat pendeteksi itu cukup penting sebagai langkah mitigasi bencana sejak dini.

“Kami hanya punya pendeteksi gempa, itupun dikasih provinsi. Pengajuan sering, tapi tidak terealisasi. Seperti pendeteksi banjir,” jelasnya kepada Kabar Madura, Rabu (20/3/2024).

Baca Juga:  Belum Dipetakan, BPBD Pamekasan Prediksi Wilayah Rawan Kekeringan Berkurang

Selama ini, ungkap Dofir, pihaknya hanya mengandalkan tinggi muka air untuk memprediksi potensi banjir dan perkiraan cuaca. Selain itu, juga berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk pencegahan bencana sejak dini. Sedangkan anggaran yang tersedia sejauh ini diutamakan terhadap penanganan bencana.

“Semoga ke depan ada tambahan alat pendeteksi bencana. Entah dari provinsi ataupun yang dianggarkan dari daerah secara khusus,” tambahnya.

Sementara itu, seorang pecinta alam, Ruqayyah, menilai, keberadaan alat pendeteksi bencana mamang cukup penting. Pasalnya, bisa membaca potensi terjadinya bencana.

Kendati tidak memiliki alat pendeteksi bencana yang lengkap, pihak terkait harus juga bisa melakukan pencegahan bencana sejak dini. Utamanya persoalan banjir yang setiap tahun terjadi. Menurutnya, penanggulangan bencana memang seyogyanya harus dilakukan sejak awal, meski tanpa adanya alat pendeteksi bencana.

Baca Juga:  Intensitas Bencana Alam Meningkat, BPBD Pamekasan Akui Belum Miliki Program Penanganan Jangka Panjang

“Alat itu memang penting, tapi lebih penting lagi bagaimana penanggulangan bencana itu bisa dilakukan sejak awal dalam rangka mencegah atau menekan dampak bencana. Banyak hal yang bisa kita lakukan dari hal kecil, buang sampah tidak sembarangan, tidak menebang pohon sembarangan. Kegiatan seperti itu yang harus kita kampanyekan bersama,” jelasnya.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *