oleh

BPBD Sumenep: Korban Bencana hanya Dapat Sembako

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Terhitung sejak awal tahun 2021 berbagai bencana alam terjadi di Sumenep. Dampak dari bencana tersebut banyak bangunan rumah warga yang mengalami kerusakan. Namun mirisnya, sampai saat ini bantuan dari pemerintah hanya berupa sembako, sementara untuk kerusakan fisik masih belum mendapat perhatian serius.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Rahman Readi mengatakan, untuk mendapatkan bantuan,  warga diminta untuk langsung mengajukan sendiri. Sementara yang kami salurkan untuk korban bencana masih sembako.

“Bantuan yang sudah diberikan kepada korban berupa beras, minyak, dan sembako lainnya. Kalau seperti rumah yang rusak masih belum diberikan bantuan,” kata Rahman, (25/2/2021).

Dikatakannya, berbagai bencana yang sudah terjadi di antaranya, puting beliung, seperti yang terjadi di wilayah Dusun Palebunan, Desa Karanganyar, Desa Kalianget pada Januari kemarin.

Sebanyak 34 bangunan milik warga mengalami kerusakan pada bagian genting dan atapnya. Termasuk musala warga dan rincian nilai kerugian ditaksir mencapai Rp38 juta. Hal itu belum ditambah bencana akibat banjir dan yang lainnya.

“Masyarakat harus siaga dan selalu waspada, sebab bantuan kelanjutan harus diajukan terlebih dahulu. Kemarin banjir kami berikan sembako juga,” imbuhnya.

Terbaru ada dua rumah warga yang juga terkena puting beliung, tetapi sejauh ini masih belum ada korban yang parah apalagi meninggal. Jika kerugian-kerugian materil pasti ada namun belum dipastikan jumlahnya.

“Kami belum punya data kerugian, kami tetap menunggu pengajuan dari korban,” pungkasnya. (ara/mam)

Komentar

News Feed