BPKAD Sebut PAD Sudah Capai Taget

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep, selain mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa pajak daerah, juga dipercayakan mengelola pendapatan lain-lain. Seperti PAD yang sah, hasil penjualan aset daerah yang dipisahkan, penerimaan jasa giro, dan pendapatan bunga deposito. Dari jumlah tersebut sudah ada yang melebehi target.

Kepala Bidang (Kabid) Penagihan BPPKAD Kabupaten Sumenep Suhermanto menyebutkan, untuk sementara sampai minggu ini dari pengelolaan PAD yang sah ditargetkan 186.692.034.500  realisasinya 114.020.153.117,87 (67 persen), hasil penjualan aset daerah yang tidak dapat dipisahkan ditargetkan 232.417.700 realisasinya 296.641.667.

Sedangkan untuk yang lainnya, ia melanjutkan, seperti penerimaan jasa giro itu ditargetkan 2.617.031.000 capaiannya 1.566.778.010,1525 (59,9 persen), dan pendapatan bunga deposito ditargetkan 31.025.848.000,00 realisasinya 33.849.282.831,81 (109 persen).

“Itu masih berjalan kan masih belum genap triwulan, sehingga data tersebut masih bisa berubah, ya itu dalam minggu ini,” katanya, Kamis (19/9).

Ia merinci bahwa dari penjualan aset yang daerah yang tidak dapat dipisahkan meliputi penjualan peralatan atau perlengkapan kantor yang tidak terpakai, penjualan kendaraan dinas roda dua dan roda empat, penjualan hasil penebangan pohon, penjualan bahan-bahan bekas bangunan, penjualan hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Selain itu penerimaan jasa giro meliputi kas daerah (Kasda), sedangkan pendapatan bunga deposito di antaranya, meliputi rekening deposito Bank BPD Jatim cabang Sumenep, Bank BNI 46, Bank BRI, Bank BTN, Bank BPD Jatim cabang Kangean, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, Bank Muamalat, dan Bank Kesejahteraan.

Suhermanto kembali menegaskan, rentang waktu masih berjalan, sehingga masih banyak kemungkinan ada perubahan bahkan tambahan-tambahan.

“Saya masih baru, tetapi harapannya ke depan akan dibenahi semuannya, saya akan mengumpulkan OPD-OPD untuk memusyawarahkan semuanya,” pungkasnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *