BPN Bangkalan Didesak Panggil Biro Jasa

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERJEJER: BPI Bangkalan beserta pegawai BPN Bangkalan saat ditemui usia melakukan audiensi tertutup di Kantor BPN Bangkalan kemarin.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Badan Peneliti Independen (BPI) Bangkalan melakukan audiensi ke Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kedatangan mereka mempersoalkan lama dan mahalnya pengurusan sertifikat tanah. Sehingga tidak sedikit masyarakat mengeluhkan kinerja lembaga penerbit sertifikat tanah itu.

Anggota BPI Bangkalan Abdurrahman Tohir menyayangkan, pengurusan sertifikat yang sangat lama dan mahal. Menurutnya,  sesuai Standard Operating Procedure (SOP) pengurusan administrasi selama 6 bulan sejak berkas lengkap.

Bacaan Lainnya

“Jika satu tahun lebih ini sudah melanggar SOP yang ada. Kalau biaya antara harga tanah dengan biaya pengurusan lebih mahal biaya sertifikat,” katanya.

Dijelaskan Abdurrahman, mayoritas pengurusan sertifikat yang lama ini adalah melalui biro jasa. Khawatir, katanya, kendala lamanya urus sertifikat tanah ini dari lembaga pemberi jasa. Oleh karena itu, BPN harus mengambil langkah.

“Kami mendesak BPN untuk memanggil semua biro jasa yang berkepentingan untuk melakukan evaluasi,” katanya.

Pelayanan yang dilakukan oleh kantor BPN Bangkalan bisa dikatakan buruk. Lantaran proses penyelesaian penerbitan sertifikat tidak sama. Bahkan ada yang tiga tahun tak kunjung terbit. ”Ini adalah contoh kecil, katanya saja bisa menerbitkan dalam hitungan bulanan, ini malah banyak yang tahunan,” tegasnya.

Kasi Pengendalian dan Sengketa ART BPN Bangkalan Syaifuddin Al Hakim menyampaikan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar mengurus sertifikat tanah untuk datang sendiri ke ART BPN. “Kami sudah mengajak, ayo urus sendiri dan datang ke BPN. Kami transparan terkait biaya juga,” katanya.

Soal permintaan pemanggilan biro jasa, pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan. Namun, jika sudah ada persetujuan maka dalam waktu dekat akan menindak lanjuti permintaan tersebut.

“Insya Allah saran dan usulan itu kami ajukan ke pimpinan, kami pertimbangkan permintaan itu,” pungkasnya. (km59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *